Proses Pemilih Jaksa Kejahatan Perang ICC Terhenti di Tengah Sanksi AS

Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:57 WIB
loading...
Proses Pemilih Jaksa...
Gedung Pengadilan Pidana Internasional (ICC) di The Hague, Belanda. Foto/HRW
A A A
THE HAGUE - Keputusan Washington untuk menjatuhkan sanksi keuangan kepada kepala jaksa Pengadilan Pidana Internasional (ICC) menghentikan pencarian penggantinya. Sejumlah negara menemui jalan buntu terhadap pos yang menjadi target kemarahan Amerika Serikat (AS).

Sebanyak 123 negara anggota ICC akan bertemu di New York pada 7 Desember mendatang. Mereka akan memilih pengganti Fatou Bensouda, kepala jaksa penuntut umum Gambia yang masa jabatannya akan berakhir pada Juni. Daftar empat kandidat telah disusun untuk masa jabatan sembilan tahun, dipersempit dari daftar 14 oleh panel diplomat dan pakar.

Namun dalam sebuah surat, badan pengawas pengadilan menulis untuk memberi tahu anggota bahwa tidak satu pun dari empat calon memiliki dukungan yang cukup. Badan ini pun mengusulkan perluasan pencarian untuk memasukkan semua 14 kandidat awal.

Para diplomat mengatakan sanksi AS bukanlah alasan utama ketidaksepakatan atas kepemimpinan badan tersebut. Tetapi sanksi tersebut telah menarik perhatian internasional yang lebih besar terhadap proses itu sendiri, menambah keberatan beberapa negara terhadap daftar tersebut, dan meningkatkan taruhan dari pertarungan yang berpotensi merusak.

“Ada penahan dari AS bahwa ICC bukanlah lembaga yudisial tetapi politik. Sembilan tahun ini akan menghantui kami jika keputusan siapa yang akan menjadi jaksa baru adalah politik dan bukan berdasarkan prestasi, ”kata seorang diplomat.

Menurut para diplomat, yang membahas proses seleksi dengan syarat anonim, beberapa negara berpendapat empat kandidat terpilih tidak memiliki status internasional yang dibutuhkan untuk melawan Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
ICC Diduga Ajukan Surat...
ICC Diduga Ajukan Surat Perintah Penangkapan untuk Menteri Israel, Smotrich Ancam Otoritas Palestina
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Qatar Bantah Klaim Dukung...
Qatar Bantah Klaim Dukung Jaksa ICC dalam Kasus Netanyahu
Putra Gaddafi Ungkap...
Putra Gaddafi Ungkap Barat Ingin Mengendalikan Libya
Iran Sudah Sakit-sakitan,...
Iran Sudah Sakit-sakitan, AS Justru Menampar dengan Rentetan Sanksi Baru
Mahasiswa Antusias Berlatih...
Mahasiswa Antusias Berlatih Jadi Reporter di Booth iReporter ICC Unsoed
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Berita Terkini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved