Rusia Siap Bekukan Semua Hulu Ledak Nuklirnya
Selasa, 20 Oktober 2020 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pembekuan hulu ledak dan perpanjangan satu tahun akan dimungkinkan jika Washington tidak membuat tuntutan tambahan. Dikatakan perpanjangan itu akan memberi kedua pihak waktu untuk membahas kontrol senjata nuklir secara lebih mendalam.
Perjanjian New START, ditandatangani pada tahun 2010, memberlakukan batasan pada persenjataan nuklir strategis kedua negara.
Memperluasnya akan menandai titik terang yang langka dalam hubungan antara kedua negara. Kegagalan untuk melakukannya akan menghilangkan pilar utama yang menjaga keseimbangan nuklir di antara mereka dan menambah elemen ketegangan lainnya.
Moskow dan Washington telah berselisih tentang perjanjian itu meskipun beberapa bulan pembicaraan. Amerika Serikat telah meminta China untuk dimasukkan dalam perjanjian yang lebih luas yang akan menggantikan New START. Namun China telah menolak mentah-mentah proposal tersebut.(Baca juga: China Kembali Tolak Ajakan AS Bahas Kontrol Senjata Nuklir )
Tahun lalu AS menarik diri dari pakta kendali senjata era Perang Dingin yang melarang peluncuran rudal balistik dan rudal jelajah nuklir serta konvensional dengan jangkauan antara 500-5.500 km, dengan alasan Rusia telah melakukan pelanggaran yang dibantah oleh Moskow.(Lihat video: Jelang Malam, Demonstran Bakar Ban di Patung Kuda )
Perjanjian New START, ditandatangani pada tahun 2010, memberlakukan batasan pada persenjataan nuklir strategis kedua negara.
Memperluasnya akan menandai titik terang yang langka dalam hubungan antara kedua negara. Kegagalan untuk melakukannya akan menghilangkan pilar utama yang menjaga keseimbangan nuklir di antara mereka dan menambah elemen ketegangan lainnya.
Moskow dan Washington telah berselisih tentang perjanjian itu meskipun beberapa bulan pembicaraan. Amerika Serikat telah meminta China untuk dimasukkan dalam perjanjian yang lebih luas yang akan menggantikan New START. Namun China telah menolak mentah-mentah proposal tersebut.(Baca juga: China Kembali Tolak Ajakan AS Bahas Kontrol Senjata Nuklir )
Tahun lalu AS menarik diri dari pakta kendali senjata era Perang Dingin yang melarang peluncuran rudal balistik dan rudal jelajah nuklir serta konvensional dengan jangkauan antara 500-5.500 km, dengan alasan Rusia telah melakukan pelanggaran yang dibantah oleh Moskow.(Lihat video: Jelang Malam, Demonstran Bakar Ban di Patung Kuda )
(ber)
Lihat Juga :