Sekjen PBB Desak Armenia dan Azerbaijan Hormati Gencatan Senjata

Senin, 19 Oktober 2020 - 12:56 WIB
loading...
Sekjen PBB Desak Armenia...
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres meminta Armenia dan Azerbaijan untuk menghormati gencatan senjata. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres meminta Armenia dan Azerbaijan untuk menghormati gencatan senjata. Dia juga mengutuk serangan terhadap warga sipil dalam konflik yang terjadi wilayah Nagorno-Karabakh.

Guterres mengecam salah satu serangan paling mematikan terhadap warga sipil sejauh ini, ketika sebuah rudal menghantam daerah pemukiman kota Ganja pada hari Sabtu lalu. Serangan itu menewaskan 13 orang, termasuk anak-anak.

"Kehilangan tragis nyawa warga sipil, termasuk anak-anak, dari serangan terbaru yang dilaporkan di kota Ganja sama sekali tidak dapat diterima. Begitu pula serangan membabi buta di daerah berpenduduk dimanapun," kata pernyataan dari juru bicara Guterres, Stephane Dujarric. ( Baca juga: Lagi, Azerbaijan Tembak Jatuh Jet Tempur Su-25 Armenia )

"Sekretaris Jenderal mencatat pengumuman terbaru tentang dimulainya gencatan senjata kemanusiaan pada 18 Oktober dan mengharapkan kedua pihak untuk sepenuhnya mematuhi komitmen ini dan melanjutkan negosiasi substantif tanpa penundaan," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (19/10/2020).

Azerbaijan dan Armenia telah terlibat dalam konflik sengit atas Karabakh sejak separatis Armenia yang didukung oleh Yerevan menguasai provinsi pegunungan itu dalam perang tahun 1990-an yang menewaskan 30 ribu orang.

Deklarasi kemerdekaan wilayah tersebut belum diakui oleh negara manapun, termasuk Armenia dan masih menjadi bagian dari Azerbaijan menurut hukum internasional. ( Baca juga: Baru Disepakati, Armenia Sudah Tuding Azerbaijan Langgar Gencatan Senjata )

Pertempuran yang meletus tiga minggu lalu telah menjadi yang terberat sejak gencatan senjata tahun 1994 dan mengancam akan menarik kekuatan regional Turki, yang mendukung Azerbaijan dan Rusia, yang memiliki aliansi militer dengan Armenia.

Pada akhir pekan, kedua negara menyepakati perjanjian gencatan senjata kedua dalam dua pekan terakhir. Namun, baru beberapa jam tercapai, kedua negara sudah kembali saling tuding soal pelanggaran gencatan senjata.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved