Baru Disepakati, Armenia Sudah Tuding Azerbaijan Langgar Gencatan Senjata

Minggu, 18 Oktober 2020 - 13:36 WIB
loading...
Baru Disepakati, Armenia...
Armenia menuduh Azerbaijan melanggar gencatan senjata baru di wilayah Nagorno-Karabakh, beberapa jam setelah disepakati. Foto/REUTERS
A A A
YEREVAN - Armenia menuduh Azerbaijan melanggar gencatan senjata baru di wilayah Nagorno-Karabakh, beberapa jam setelah disepakati. Yerevan mengatakan, Baku masih menembakkan peluru artileri dan roket ke wilayah tersebut.

"Musuh menembakkan peluru artileri ke arah utara dari 00:04 sampai 02:45 (waktu setempat) dan menembakkan roket ke arah selatan dari 02:20 sampai 02:45," ucap Sekretaris Pers Kementerian Pertahanan Armenia, Shushan Stepanyan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (18/10/2020).

Seperti diketahui, semalam Armenia dan Azerbaijan menyetujui gencatan senjata kemanusiaan baru di wilayah Nagorno-Karabakh. Ini adalah gencatan senjata kedua, setelah gencatan senjata pertama yang dicapai pekan lalu tidak berumur panjang. ( Baca juga: Armenia-Azerbaijan Sepakati Gencatan Senjata Baru )

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, yang merupakan mediator perjanjian gencatan senjata sebelumnya, dalam pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri kedua negara menekankan bahwa gencatan senjata harus diawasi dengan ketat.

Sementara itu, pemerintah Republik Artsakh, pemerintah bentukan etnis Armenia di Nagorno-Karabakh, mengatakan pihaknya sangat menyambut baik gencatan senjata terbaru tersebut. ( Baca juga: Pompeo Sebut Turki Perburuk Perang di Nagorno Karabakh )

"Kami menyambut baik upaya Ketua Bersama OSCE Minsk Group serta Armenia untuk mencapai gencatan senjata di zona konflik Azerbaijan-Karabakh serta untuk mengurangi ketegangan," kata Kementerian Luar Negeri Republik Artsakh.

"Nagorno-Karabakh menegaskan kembali kesiapannya untuk mempertahankan persyaratan gencatan senjata kemanusiaan secara timbal balik, menurut pernyataan Moskow pada 10 Oktober dan kesepakatan 17 Oktober," sambungnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved