Imbas Guru Dipenggal, Prancis Akan Usir 231 Warga Asing Radikal
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
Empat kerabat dekat tersangka pemenggalan ditahan tak lama setelah serangan itu. Enam orang lagi ditahan pada hari Sabtu, termasuk ayah dari seorang murid di sekolah dan seorang pengkhotbah yang digambarkan oleh media Prancis sebagai seorang Islamis radikal.
Darmanin juga berencana untuk memfokuskan pertanyaan tentang hak suaka. Dia meminta kementeriannya untuk lebih cermat memeriksa orang-orang yang ingin memperoleh status pengungsi di Prancis. (Baca: Pemenggal Guru karena Kartun Nabi Muhammad Merupakan Kelahiran Chechnya )
Pelaku ditemukan tidak jauh dari korban dengan membawa pisau. Setelah menolak untuk menjatuhkan senjatanya, polisi menembak dan membunuhnya.
Jaksa anti-terorisme Prancis Jean-Francois Ricard mengatakan sebuah teks yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu dan foto korban ditemukan di telepon pelaku. Foto kepala Paty yang dipenggal itu di-posting di akun Twitter milik pelaku.
"Saya telah mengeksekusi salah satu anjing dari neraka yang berani merendahkan (Nabi) Muhammad," bunyi unggahan foto itu.
Darmanin juga berencana untuk memfokuskan pertanyaan tentang hak suaka. Dia meminta kementeriannya untuk lebih cermat memeriksa orang-orang yang ingin memperoleh status pengungsi di Prancis. (Baca: Pemenggal Guru karena Kartun Nabi Muhammad Merupakan Kelahiran Chechnya )
Pelaku ditemukan tidak jauh dari korban dengan membawa pisau. Setelah menolak untuk menjatuhkan senjatanya, polisi menembak dan membunuhnya.
Jaksa anti-terorisme Prancis Jean-Francois Ricard mengatakan sebuah teks yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu dan foto korban ditemukan di telepon pelaku. Foto kepala Paty yang dipenggal itu di-posting di akun Twitter milik pelaku.
"Saya telah mengeksekusi salah satu anjing dari neraka yang berani merendahkan (Nabi) Muhammad," bunyi unggahan foto itu.
(min)
Lihat Juga :