Pakar: Ketegangan Australia-China Disebabkan Masalah Domestik

Minggu, 18 Oktober 2020 - 22:33 WIB
loading...
A A A
Sebuah studi baru-baru ini oleh Universitas Nasional Australia mengatakan, investasi China di Australia telah naik menjadi hampir USD 11 miliar dalam dekade terakhir. Tetapi investasi telah mengalami penurunan drastis hingga hampir USD 1,8 miliar. Studi tersebut menunjukkan investasi meningkat pasca 2010 hingga 2015, sejak saat itu turun menjadi USD 1,8 miliar tahun lalu, hampir sebesar 48% dalam satu tahun.

Babones mengatakan, investasi tersebut membuat imigran China memenuhi syarat untuk mendapatkan tempat tinggal permanen dan memiliki suara dalam politik dalam negeri. Fakta tersebut telah menyebabkan ketegangan saat ini.

Hubungan bilateral antara Australia dan China memburuk setelah wabah Covid-19. Undang-undang keamanan baru yang diberlakukan oleh China di Hong Kong Juli ini menambah bahan bakar ke dalam api, membuat Australia melancarkan serangan luas ke Beijing.

"Mengatakan Australia berpihak pada Amerika Serikat (AS) untuk menyerang China terkait COVID-19 tidak dibenarkan oleh fakta. Australia menerima saran dari China untuk memerangi Covid-19 hingga pertengahan Januari," ungkapnya.

"Ketika Beijing mengatakan COVID-19 menular dan menular, itu menyebabkan reaksi di Australia. Itu Australia, bukan AS, yang secara resmi meminta Organisasi Kesehatan Dunia untuk menyelidiki asal-usul virus corona,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved