Aktivis: Israel Galang Dukungan Arab untuk Melegitimasi Kejahatan Mereka di Palestina

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 23:27 WIB
loading...
A A A
“Kenyataannya adalah, orang-orang Palestina dibunuh, mereka diusir dari rumah mereka, mereka hidup dalam rezim apartheid, rasisme, kebrutalan, kekerasan yang mereka derita di tangan Israel dan begitu juga Israel sedang berkeliling mencoba menggalang dukungan di sebanyak mungkin negara Arab sebagai strategi untuk mempertahankan diri," ucapnya.

"Negara-negara Arab ini perlahan-lahan jatuh ke dalam jebakan ini, beberapa karena mereka menginginkan akses ke Amerika, beberapa karena mereka cukup senang berbisnis dengan Israel, sehingga mereka tidak terlalu peduli dengan kejahatan Israel terhadap Palestina," sambungnya.

(Baca: Parlemen Israel Menyetujui Kesepakatan Normalisasi dengan UEA )

Peled mengatakan ini adalah kenyataan di negara-negara ini, di mana rezim merasa menguntungkan bagi mereka untuk berbisnis dengan Israel, untuk menormalisasi Israel.

"Dan sebagian besar, ini karena ini adalah batu loncatan ke Amerika Serikat. Ini memberi mereka akses ke Amerika, akses yang lebih baik untuk membeli senjata dan mendapatkan senjata dari Amerika," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved