Eks Penasihat Trump: Korea Utara Sekarang Lebih Berbahaya
Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan bahwa jika calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden memenangkan pemilu pada November mendatang, menangani Korea Utara akan menjadi permainan yang sulit bagi pemerintahan Biden.
Dalam parade militer itu, Kim Jong-un memuji militer negaranya dan mengatakan bahwa persentaan itu ada di sana untuk membela rakyat.
"Kami akan terus memperkuat pencegahan perang sebagai alat pertahanan diri," kata Kim.
"Pencegahan perang kami tidak akan pernah disalahgunakan atau digunakan secara preemptif, yang akan berkontribusi untuk melindungi kedaulatan dan kelangsungan hidup negara dan mengejar perdamaian regional," imbuhnya.
"Namun, jika ada yang melukai keselamatan nasional atau mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap kami, saya akan terlebih dahulu mengerahkan semua kekuatan ofensif terkuat kami untuk menghukum mereka," tegas Kim. (Baca juga: Kim Jong-un Bersumpah Senjata Nuklir Hanya untuk Pertahanan )
Dalam parade militer itu, Kim Jong-un memuji militer negaranya dan mengatakan bahwa persentaan itu ada di sana untuk membela rakyat.
"Kami akan terus memperkuat pencegahan perang sebagai alat pertahanan diri," kata Kim.
"Pencegahan perang kami tidak akan pernah disalahgunakan atau digunakan secara preemptif, yang akan berkontribusi untuk melindungi kedaulatan dan kelangsungan hidup negara dan mengejar perdamaian regional," imbuhnya.
"Namun, jika ada yang melukai keselamatan nasional atau mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap kami, saya akan terlebih dahulu mengerahkan semua kekuatan ofensif terkuat kami untuk menghukum mereka," tegas Kim. (Baca juga: Kim Jong-un Bersumpah Senjata Nuklir Hanya untuk Pertahanan )
(ber)
Lihat Juga :