Arab Saudi Gagal Raih Kursi di Dewan HAM PBB, Rusia dan China Lolos
Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
“Jelas tak ada cara mudah menghindari jenis kesepakatan belakang kamar sehingga hasilnya seperti ini. Tak ada bukti jelas bahwa negara-negara itu menjadikan catatan HAM sebagai pertimbangan saat mereka memilih,” kata dia. (Baca Infografis: Di Indonesia Harga Vaksin Covid-19 Sekitar Rp200 Ribu)
Voting untuk kursi dewan HAM PBB itu menegaskan betapa rusak reputasi internasional Saudi dalam beberapa tahun terakhir. (Lihat Video: 50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia)
Para pengkritik sejak lama menyoroti catatan HAM Saudi. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas Saudi memburu ratusan lawan politik, menahan belasan aktivis HAM wanita, dan terus melakukan eksekusi massal para tahanan. Protes publik, partai politik dan serikat buruh juga dilarang di Saudi.
Pelapor khusus PBB untuk pembunuhan ekstrayudisial Agnes Callamard yang menyelidiki pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi oleh para agen Saudi di Turki pada 2018 menyatakan ada bukti kredibel yang mengaitkan putra mahkota dengan pembunuhan itu sehingga harus diselidiki.
Voting untuk kursi dewan HAM PBB itu menegaskan betapa rusak reputasi internasional Saudi dalam beberapa tahun terakhir. (Lihat Video: 50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia)
Para pengkritik sejak lama menyoroti catatan HAM Saudi. Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas Saudi memburu ratusan lawan politik, menahan belasan aktivis HAM wanita, dan terus melakukan eksekusi massal para tahanan. Protes publik, partai politik dan serikat buruh juga dilarang di Saudi.
Pelapor khusus PBB untuk pembunuhan ekstrayudisial Agnes Callamard yang menyelidiki pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi oleh para agen Saudi di Turki pada 2018 menyatakan ada bukti kredibel yang mengaitkan putra mahkota dengan pembunuhan itu sehingga harus diselidiki.
(sya)
Lihat Juga :