AS Desak Azerbaijan-Armenia Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata
Rabu, 14 Oktober 2020 - 02:31 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian luar negeri Armenia mengklaim Baku membombardir wilayah kantong di ibu kota Nagorno-Karabakh, Stepanakert, yang dikatakan menyebabkan korban sipil.
Pada malam 11 Oktober, kota terbesar kedua di Azerbaijan, Ganja, yang terletak jauh di luar garis depan, diserang roket oleh angkatan bersenjata Armenia. Serangan itu menewaskan sedikitnya 10 warga sipil dan melukai puluhan lainnya, termasuk anak di bawah umur.(Baca juga: Gencatan Senjata Azerbaijan dan Armenia Hanya Seumur Jagung )
"Kami menyesalkan hilangnya nyawa manusia dan tetap berkomitmen untuk penyelesaian damai," kata diplomat tertinggi AS itu.
Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu telah tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno Karabakh, wilayah yang diakui secara internasional milik Azerbaijan.
Bentrokan baru meletus pada 27 September, dan sejak itu Armenia melanjutkan serangan terhadap warga sipil dan pasukan Azerbaijan.
Pada malam 11 Oktober, kota terbesar kedua di Azerbaijan, Ganja, yang terletak jauh di luar garis depan, diserang roket oleh angkatan bersenjata Armenia. Serangan itu menewaskan sedikitnya 10 warga sipil dan melukai puluhan lainnya, termasuk anak di bawah umur.(Baca juga: Gencatan Senjata Azerbaijan dan Armenia Hanya Seumur Jagung )
"Kami menyesalkan hilangnya nyawa manusia dan tetap berkomitmen untuk penyelesaian damai," kata diplomat tertinggi AS itu.
Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu telah tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno Karabakh, wilayah yang diakui secara internasional milik Azerbaijan.
Bentrokan baru meletus pada 27 September, dan sejak itu Armenia melanjutkan serangan terhadap warga sipil dan pasukan Azerbaijan.
(ber)
Lihat Juga :