Pakar: Basis Intelijen UEA-Israel Targetkan Iran, China, dan Pakistan
Selasa, 13 Oktober 2020 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
“Pembentukan pangkalan ini merupakan indikator tambahan bahwa kesepakatan UEA-Israel dimaksudkan untuk membentuk aliansi yang kokoh antara kedua negara, tidak hanya menormalkan hubungan,” kata Fraihat.
Fraihat percaya bahwa pangkalan mata-mata Israel-UEA juga akan membantu menjaga aktivitas ekonomi China di bawah pengawasan. "Pangkalan ini dapat memberikan layanan keamanan penting kepada AS terkait aktivitas ekonomi China, terutama perdagangannya dengan Eropa," katanya, mengutip hubungan tegang Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan Beijing.
"Trump terlibat dalam perang dagang dengan China dan perlu memantau aktivitas komersial China," ujarnya.
(Baca: Pangeran Arab Saudi Kecam Pemimpin Palestina Penolak Normalisasi UEA-Israel )
Analis India, Haidar Abbas percaya bahwa pangkalan mata-mata itu juga akan digunakan untuk memantau Pakistan. "Mulai sekarang dan seterusnya, pulau Socotra tidak akan menjadi pemberontak Houthi, atau UEA atau Yaman, tetapi kekuasaan sepenuhnya akan menjadi milik Israel yang berarti AS," katanya.
Fraihat percaya bahwa pangkalan mata-mata Israel-UEA juga akan membantu menjaga aktivitas ekonomi China di bawah pengawasan. "Pangkalan ini dapat memberikan layanan keamanan penting kepada AS terkait aktivitas ekonomi China, terutama perdagangannya dengan Eropa," katanya, mengutip hubungan tegang Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan Beijing.
"Trump terlibat dalam perang dagang dengan China dan perlu memantau aktivitas komersial China," ujarnya.
(Baca: Pangeran Arab Saudi Kecam Pemimpin Palestina Penolak Normalisasi UEA-Israel )
Analis India, Haidar Abbas percaya bahwa pangkalan mata-mata itu juga akan digunakan untuk memantau Pakistan. "Mulai sekarang dan seterusnya, pulau Socotra tidak akan menjadi pemberontak Houthi, atau UEA atau Yaman, tetapi kekuasaan sepenuhnya akan menjadi milik Israel yang berarti AS," katanya.
Lihat Juga :