Pilpres Amerika Serikat, Trump Masih Punya Kesempatan Menang
Senin, 12 Oktober 2020 - 10:15 WIB
loading...
Donald Trump masih memiliki kesempatan besar untuk mampu mengalahkan Biden yang saat ini memiliki selisih 10 poin dan semua swing state dimiliki Biden. Foto/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Jajak pendapat, baik elektoral maupun suara populer, menunjukkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tertinggal dibandingkan dengan rivalnya Joe Biden dari Partai Demokrat. Namun, Trump masih memiliki kesempatan besar untuk mampu mengalahkan Biden yang saat ini memiliki selisih 10 poin dan semua swing state dimiliki Biden.
Seperti apa kesempatan besar yang dimiliki Trump? Dengan tiga pekan lagi pemilu AS, menurut Harry Enten, analis politik, Trump masih memiliki kesempatan memenangkan pemilu AS. “Biden memang terus melaju, tetapi jajak pendapat masih memiliki margin eror hingga pemilu,” kata Enten dilansir CNN. (Baca: Inilah Pintu-pintu Surga untuk Perempuan)
Trump tidak pernah berpijak pada suara populer. Dalam pemilu AS, jajak pendapat nasional berbeda dengan hasil akhir pada pemilu AS sekitar empat poin sejak 1936. “Jika kamu tetap mengonstruksi kepercayaan diri hingga 95% untuk poin pemilu yang berbeda dari hasil, maka hasilnya bisa +/- 12 poin,” kata Enten.
![Pilpres Amerika Serikat, Trump Masih Punya Kesempatan Menang]()
Kesempatan yang dimiliki Trump karena kemungkinan perbedaan antara suara populer dan elektoral. “Trump memiliki strategi tembakan yang lebih baik dalam suara elektoral dibandingkan suara populer,” ujar Enten.
Trump dianggap memiliki tiga poin lebih baik di negara bagian yang menentukan suara elektoral dibandingkan dengan apa yang dia lakukan untuk suara populer. Itu terjadi pada 2016. Berarti Trump memang hanya bisa mengubah tujuh poin untuk memenangkan suara elektoral di mana 10 poin dia mengalami kemunduran dibandingkan Biden.
Seperti apa kesempatan besar yang dimiliki Trump? Dengan tiga pekan lagi pemilu AS, menurut Harry Enten, analis politik, Trump masih memiliki kesempatan memenangkan pemilu AS. “Biden memang terus melaju, tetapi jajak pendapat masih memiliki margin eror hingga pemilu,” kata Enten dilansir CNN. (Baca: Inilah Pintu-pintu Surga untuk Perempuan)
Trump tidak pernah berpijak pada suara populer. Dalam pemilu AS, jajak pendapat nasional berbeda dengan hasil akhir pada pemilu AS sekitar empat poin sejak 1936. “Jika kamu tetap mengonstruksi kepercayaan diri hingga 95% untuk poin pemilu yang berbeda dari hasil, maka hasilnya bisa +/- 12 poin,” kata Enten.

Kesempatan yang dimiliki Trump karena kemungkinan perbedaan antara suara populer dan elektoral. “Trump memiliki strategi tembakan yang lebih baik dalam suara elektoral dibandingkan suara populer,” ujar Enten.
Trump dianggap memiliki tiga poin lebih baik di negara bagian yang menentukan suara elektoral dibandingkan dengan apa yang dia lakukan untuk suara populer. Itu terjadi pada 2016. Berarti Trump memang hanya bisa mengubah tujuh poin untuk memenangkan suara elektoral di mana 10 poin dia mengalami kemunduran dibandingkan Biden.
Lihat Juga :