Parlemen Kyrgyzstan Tunjuk PM Baru Saat Pasukan Dikerahkan ke Bishkek

Minggu, 11 Oktober 2020 - 10:29 WIB
loading...
Parlemen Kyrgyzstan...
Sadyr Zhaparov diangkat menjadi Perdana Menteri baru Kyrgyzstan. Foto/TRT
A A A
BISHKEK - Parlemen Kyrgyzstan menggunakan kekuatan darurat pada hari Sabtu untuk menunjuk perdana menteri (PM) baru dalam sebuah langkah untuk mengakhiri kerusuhan selama seminggu di negara itu.

Anggota parlemen, Sadyr Zhaparov, diangkat menjadi PM baru negara itu selama sidang di mana suara proksi digunakan oleh mereka yang berada di dalam majelis untuk mencapai kuorum yang diperlukan.

"Setelah memperoleh pemahaman yang mendalam tentang situasi politik di negara itu, setiap orang telah mengambil langkah untuk kembali ke legalitas dan memutuskan untuk menstabilkan situasi saat ini sesuai dengan hukum," ujar Zhaparov setelah menerima jabatan perdana menteri pada Sabtu malam seperti dikutip dari Euronews, Minggu (11/10/2020).

Sebelumnya nama Zhaparov telah ajukan sebagai PM oleh Presiden Kyrgyzstan Sooronbai Jeenbekov pada Selasa lalu. Namun langkah itu ditentang oleh kelompok oposisi setelah pemilihan parlemen yang disengketakan pada hari Minggu di mana partai-partai pemerintah menyapu kursi di majelis.

Komisi Pemilihan Umum Pusat Kyrgyzstan pada akhirnya membatalkan hasil pemilu menyusul tekanan dari pihak oposisi.

Ribuan pengunjuk rasa menyerbu gedung-gedung pemerintah awal pekan ini, mendorong Presiden Jeenbekov mengumumkan keadaan darurat. Dia juga mengerahkan pasukan di Ibu Kota Bishkek untuk memberlakukan jam malam pada pukul 9 malam hingga 5 pagi.(Baca juga: Demo Berlanjut, Presiden Kyrgyzstan Umumkan Keadaan Darurat )

Para pengunjuk rasa membebaskan mantan presiden Almazbek Atambayev, yang kini menjadi tokoh oposisi dan telah menjalani hukuman 11 tahun penjara atas tuduhan korupsi.

Atambayev berpidato di rapat umum pada hari Jumat di mana dia menyebut mereka yang ingin mengambil kendali negara sebagai penjahat dan bandit.(Baca juga: Mantan Presiden Kyrgyzstan Atambayev Selamat dari Upaya Pembunuhan )

Kerusuhan minggu ini menandai ketiga kalinya dalam 15 tahun para demonstran berusaha menggulingkan pemerintah di Kyrgyzstan, di mana persaingan antar klan telah mendorong banyak protes.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan...
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan Robohkan Patung Lenin yang Menjulang Tinggi
Negara Mayoritas Muslim...
Negara Mayoritas Muslim Ini Perintahkan Tutup Seluruh Rumah Bordil
Sudah Jadi Basis Rusia,...
Sudah Jadi Basis Rusia, Kyrgyzstan Ogah Jadi Pangkalan AS
Seorang Pengantin Perempuan...
Seorang Pengantin Perempuan Diculik dan Dibunuh, Protes Besar Guncang Kyrgyzstan
Hindari Pertumpahan...
Hindari Pertumpahan Darah, Presiden Kyrgyzstan Mengundurkan Diri
Mantan Presiden Kyrgyzstan...
Mantan Presiden Kyrgyzstan Atambayev Selamat dari Upaya Pembunuhan
Kisah Pasukan Daulah...
Kisah Pasukan Daulah Abbasiyah Melawan Tentara China dalam Perang Talas
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved