Kim Jong-un Diperkirakan Pamer Persenjataan Nuklir Korut Hari Ini
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Korea Utara juga telah mengembangkan rudal baru yang dirancang untuk diluncurkan dari kapal selam, sebuah langkah penting untuk menjadikan armada Kim sebagai ancaman nuklir yang kredibel. Setahun yang lalu, ia meluncurkan rudal Pukguksong-3 berbahan bakar padat dari platform bawah air, menunjukkan perkiraan jangkauan maksimum sekitar 1.900 kilometer (1.200 mil).
Ini adalah rudal bahan bakar padat paling canggih yang telah diluncurkan oleh rezim Kim dan jika Pukguksong-3 digulung dengan TEL, karena itu akan mewakili senjata strategis baru yang dapat mengirimkan hulu ledak nuklir ke seluruh Korea Selatan dan sebagian besar Jepang.
4. Pesan Diplomatik
Ketika parade militer dimaksudkan untuk membangkitkan kebanggaan nasional dan menegaskan kembali dukungan untuk rezim Kim, parade juga dapat menyediakan platform untuk mengirim pesan diplomatik kepada lawan-lawan Korut. Kim kemungkinan memberikan pidato, atau melontarkan retorika bombastis untuk para jenderalnya atau media yang dikelola pemerintah.
Pernyataan seperti itu akan dipantau sebagai ancaman langsung kepada Jepang, Korea Selatan dan, tentu saja AS. Korut, dalam beberapa bulan terakhir, mengindikasikan bahwa Kim Jong-un mengharapkan hubungan yang baik dengan Trump. Kim telah mendorong kesepakatan nuklir yang akan membuat negaranya dibebaskan dari sanksi internasional tanpa terlalu banyak menyerahkan program senjatanya.
5. Memperluas Arsenal
Parade militer juga dapat menunjukkan persenjataan rudal balistik jarak pendek Kim yang semakin meningkat. Rezim tersebut telah menguji coba peluncuran lebih dari 30 unit sejak 2019. Ini termasuk KN-23 hipersonik berkemampuan nuklir yang dapat menyerang seluruh wilayah Korea Selatan, termasuk pasukan AS yang ditempatkan di selatan Seoul, dalam dua menit. Dia juga telah meluncurkan rudal jarak pendek KN-25 yang dirancang untuk ditembakkan secara berurutan dari satu peluncur dan membanjiri sistem pencegat rudal milik musuh.
Ini adalah rudal bahan bakar padat paling canggih yang telah diluncurkan oleh rezim Kim dan jika Pukguksong-3 digulung dengan TEL, karena itu akan mewakili senjata strategis baru yang dapat mengirimkan hulu ledak nuklir ke seluruh Korea Selatan dan sebagian besar Jepang.
4. Pesan Diplomatik
Ketika parade militer dimaksudkan untuk membangkitkan kebanggaan nasional dan menegaskan kembali dukungan untuk rezim Kim, parade juga dapat menyediakan platform untuk mengirim pesan diplomatik kepada lawan-lawan Korut. Kim kemungkinan memberikan pidato, atau melontarkan retorika bombastis untuk para jenderalnya atau media yang dikelola pemerintah.
Pernyataan seperti itu akan dipantau sebagai ancaman langsung kepada Jepang, Korea Selatan dan, tentu saja AS. Korut, dalam beberapa bulan terakhir, mengindikasikan bahwa Kim Jong-un mengharapkan hubungan yang baik dengan Trump. Kim telah mendorong kesepakatan nuklir yang akan membuat negaranya dibebaskan dari sanksi internasional tanpa terlalu banyak menyerahkan program senjatanya.
5. Memperluas Arsenal
Parade militer juga dapat menunjukkan persenjataan rudal balistik jarak pendek Kim yang semakin meningkat. Rezim tersebut telah menguji coba peluncuran lebih dari 30 unit sejak 2019. Ini termasuk KN-23 hipersonik berkemampuan nuklir yang dapat menyerang seluruh wilayah Korea Selatan, termasuk pasukan AS yang ditempatkan di selatan Seoul, dalam dua menit. Dia juga telah meluncurkan rudal jarak pendek KN-25 yang dirancang untuk ditembakkan secara berurutan dari satu peluncur dan membanjiri sistem pencegat rudal milik musuh.
(min)
Lihat Juga :