Kim Jong-un Diperkirakan Pamer Persenjataan Nuklir Korut Hari Ini

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Salah satu item paling mengkhawatirkan yang mungkin diluncurkan Korea Utara adalah rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dilengkapi teknologi bahan bakar padat. Senjata semacam itu akan lebih cepat diluncurkan daripada model bahan bakar cair yang selama ini dioperasikan rezim Kim Jong-un. ICBM baru akan memberi AS sedikit waktu untuk menghancurkannya di landasan atau bersiap untuk mencegatnya di udara.

Meskipun Korea Utara belum meluncurkan ICBM sejak November 2017, tahun lalu Korea Utara melakukan uji pembakaran lama untuk mesin baru dan meluncurkan berbagai macam roket jarak pendek berbahan bakar padat. Ujung rudal juga dapat menunjukkan apakah Kim Jong-un telah mengembangkan kemampuan untuk menempatkan banyak hulu ledak pada satu roket. (Baca juga: Trump Klaim Kim Jong-un Perlihatkan Kepala Paman usai Mengeksekusinya )

Pencapaian seperti itu akan memberikan pukulan terbesar bagi pernyataan Trump bahwa pertemuan puncaknya yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Kim Jong-un pada 2018 dan 2019 telah memastikan Korea Utara "bukan lagi ancaman nuklir."

Ankit Panda, seorang fellow senior Stanton di Carnegie Endowment for International Peace, mengatakan Korea Utara sering meluncurkan sistem senjata strategis pada tonggak penting partai yang berkuasa. "Peringatan 75 tahun akhir pekan ini mungkin menjadi waktu yang tepat bagi Korea Utara untuk mengungkapkan ICBM baru,” katanya.

2. Truk Rudal

Salah satu bagian yang paling tidak mencolok tetapi paling penting dari program nuklir Korea Utara adalah transporter erector launchers (TEL) atau truk rudal. Ini adalah launchpad seluler yang dapat disembunyikan di tempat-tempat seperti gua dan di bawah jembatan dan digunakan dengan cepat dalam serangan.

Dengan TEL yang cukup, Korea Utara dapat menunjukkan kemampuannya untuk meluncurkan serangan pertama dan masih memiliki cadangan yang cukup untuk "tendangan voli" kedua. Kim telah mencoba membangun lebih banyak TEL di wilayah Korut dan memutuskan ketergantungannya yang lama pada impor truk rudal dari negara-negara seperti China. Semakin banyak poros yang dapat dipasang Korea Utara pada TEL, semakin besar rudal yang dapat diluncurkannya. Semakin banyak truk yang dimilikinya dengan tank tracks, semakin banyak tempat yang dapat dikirimnya.

3. Rudal Kapal Selam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved