Demo Berlanjut, Presiden Kyrgyzstan Umumkan Keadaan Darurat
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 22:08 WIB
loading...
A
A
A
Para demonstran juga membebaskan mantan Presiden Almazbek Atambayev, yang dijatuhi hukuman 11 tahun penjara pada Juni lalu atas tuduhan korupsi dan penyalahgunaan jabatan. Almazbek dan pendukungnya gambarkan sebagai balas dendam politik oleh Jeenbekov.(Baca juga: Demonstran Serbu Penjara, Bebaskan Mantan Presiden Kyrgyzstan yang Korupsi )
Gejolak politik tersebut menandai ketiga kalinya dalam 15 tahun ketika pengunjuk rasa bergerak untuk menggulingkan pemerintah di Kyrgyztsan. Seperti dalam pemberontakan yang menggulingkan presiden Kyrgyzstan pada tahun 2005 dan 2010, protes saat ini telah didorong oleh persaingan antar suku yang memainkan peran kunci dalam politik negara Asia Tengah.
Di bawah tekanan dari pengunjuk rasa, Komisi Pemilihan Pusat telah membatalkan hasil suara parlemen dan para pemimpin protes bergerak cepat untuk membentuk pemerintahan baru. Sidang darurat parlemen pada Selasa menunjuk anggota parlemen Sadyr Zhaparov sebagai perdana menteri baru, tetapi langkah itu segera ditentang oleh kelompok-kelompok protes lain, yang membuat negara itu kacau balau.(Baca juga: Oposisi Kyrgyzstan Terpecah Cari Pengganti Perdana Menteri )
Atambayev berbicara kepada para demonstran yang membanjiri Bishkek pusat pada hari Jumat, mendesak mereka untuk menahan diri dari kekerasan.
“Saya menentang penggunaan kekerasan, semuanya harus dilakukan dengan cara damai,” katanya.
Gejolak politik tersebut menandai ketiga kalinya dalam 15 tahun ketika pengunjuk rasa bergerak untuk menggulingkan pemerintah di Kyrgyztsan. Seperti dalam pemberontakan yang menggulingkan presiden Kyrgyzstan pada tahun 2005 dan 2010, protes saat ini telah didorong oleh persaingan antar suku yang memainkan peran kunci dalam politik negara Asia Tengah.
Di bawah tekanan dari pengunjuk rasa, Komisi Pemilihan Pusat telah membatalkan hasil suara parlemen dan para pemimpin protes bergerak cepat untuk membentuk pemerintahan baru. Sidang darurat parlemen pada Selasa menunjuk anggota parlemen Sadyr Zhaparov sebagai perdana menteri baru, tetapi langkah itu segera ditentang oleh kelompok-kelompok protes lain, yang membuat negara itu kacau balau.(Baca juga: Oposisi Kyrgyzstan Terpecah Cari Pengganti Perdana Menteri )
Atambayev berbicara kepada para demonstran yang membanjiri Bishkek pusat pada hari Jumat, mendesak mereka untuk menahan diri dari kekerasan.
“Saya menentang penggunaan kekerasan, semuanya harus dilakukan dengan cara damai,” katanya.
Lihat Juga :