Trump Kecam Pedoman Baru FDA Soal Pengembangan Vaksin Covid-19

Rabu, 07 Oktober 2020 - 18:22 WIB
loading...
Trump Kecam Pedoman...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengecam pedoman baru yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) soal vaksin Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump mengecam pedoman baru yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) soal vaksin Covid-19. Trump menyebut pedoman baru ini hanyalah permainan politik semata.

FDA, kemarin mengeluarkan pedoman baru yang tidak mengikat yang mendorong produsen vaksin Covid-19 untuk memantau sukarelawan setidaknya selama dua bulan setelah injeksi obat terakhir mereka untuk memastikan keamanan dan efisiensi vaksin.

"Peraturan FDA yang baru mempersulit mereka untuk mempercepat persetujuan vaksin sebelum pemilu, hanya permainan kotor politik lainnya," ucap Trump, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (7/10/2020). ( Baca juga: Jokowi Terbitkan Perpres Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi )

Dalam debat calon Presiden AS beberapa waktu lalu, Trump mengklaim bahwa AS hanya beberapa minggu lagi untuk mendapatkan vaksin virus Corona. Dia mengatakan bahwa pemerintahannya telah melakukan "pekerjaan hebat" terkait pandemi Covid-19.

Dia juga mengatakan bahwa vaksin dapat tersedia lebih cepat jika bukan karena campur tangan politik dan menuduh calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden menyebarkan ketidakpercayaan pada vaksin potensial. ( Baca juga: Trump: Orang Amerika Sedang Belajar Hidup dengan Covid-19 )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved