Turki Kritik Upaya Gencatan Senjata Akhiri Konflik Nagorno-Karabakh
Selasa, 06 Oktober 2020 - 23:01 WIB
loading...
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev (kanan) berjabat tangan dengan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu di Baku, Azerbaijan, 6 Oktober 2020. Foto/REUTERS
A
A
A
ANKARA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu mengkritik upaya internasional mengatasi konflik Azerbaijan dan Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh.
Menurut Turki , upaya internasional itu tak mencapai apapun hampir 30 tahun terakhir. Pertempuran di Nagorno-Karabakh mencapai level terburuk sejak 1990-an.
Nagorno-Karabakh merupakan milik Azerbaijan sesuai hukum internasional tapi dihuni dan diperintah oleh etnik Armenia .
Turki mengecam pendudukan Armenia di tanah Azerbaijan dan menjanjikan solidaritas penuh dengan etnik Turkic kin di Azerbaijan. Turki berulang kali menyeru Yerevan untuk menarik pasukannya dari Nagorno-Karabakh.
Berbicara saat mengunjungi ibu kota Azerbaijan , Baku, pada Selasa (6/10), Cavusoglu menyatakan gencatan senjata saja tidak akan cukup untuk mengakhiri pertempuran.
Menurut Turki , upaya internasional itu tak mencapai apapun hampir 30 tahun terakhir. Pertempuran di Nagorno-Karabakh mencapai level terburuk sejak 1990-an.
Nagorno-Karabakh merupakan milik Azerbaijan sesuai hukum internasional tapi dihuni dan diperintah oleh etnik Armenia .
Turki mengecam pendudukan Armenia di tanah Azerbaijan dan menjanjikan solidaritas penuh dengan etnik Turkic kin di Azerbaijan. Turki berulang kali menyeru Yerevan untuk menarik pasukannya dari Nagorno-Karabakh.
Berbicara saat mengunjungi ibu kota Azerbaijan , Baku, pada Selasa (6/10), Cavusoglu menyatakan gencatan senjata saja tidak akan cukup untuk mengakhiri pertempuran.
Lihat Juga :