Makin Parah, Armenia Bawa Tentara Bayaran dari Yunani untuk Berperang
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 18:01 WIB
loading...
Artileri Armenia terlihat di dekat perbatasan Nagorno-Karabakh. Foto/REUTERS
A
A
A
ATHENA - Armenia akan membawa tentara bayaran dari Yunani untuk berperang di wilayah Azerbaijan . Langkah Armenia ini membuat perang di wilayah itu semakin tak terkendali.
Asisten kepala kebijakan luar negeri dan presiden Azerbaijan , Hikmet Hajiyev menyatakan mereka memperoleh informasi bahwa orang asal Armenia dari beberapa negara Barat akan datang bertemur melawan Azerbaijan sebagai pejuang dan tentara bayaran.
(Baca juga : Pelajar Indonesia Raih 4 Medali di Olimpiade Informatika 2020 )
“Kami serukan pada negara-negara itu untuk tetap menjauh dari provokasi semacam itu melawan Azerbaijan dan untuk mengambil langkah-langkah itu. Warga negara itu akan menjadi target jika mereka berpartisipasi dalam operasi militer,” ujar Hajiyev.
Hajiyev juga meminta para jurnalis asing yang bekerja di lokasi pasukan Armenia agar segera pergi karena mereka secara ilegal berada di wilayah itu.
(Baca juga : 5 Petugas Lapas Tangerang Dinonaktifkan, Terindikasi Bantu Cai Changpan Kabur )
Menurut dia, Armenia sengaja membawa para jurnalis asing ke wilayah yang sedang mengalami konflik intensif. Hajiyev menyatakan pemerintahan Yerevan bertanggung jawab atas keselamatan mereka.
Asisten kepala kebijakan luar negeri dan presiden Azerbaijan , Hikmet Hajiyev menyatakan mereka memperoleh informasi bahwa orang asal Armenia dari beberapa negara Barat akan datang bertemur melawan Azerbaijan sebagai pejuang dan tentara bayaran.
(Baca juga : Pelajar Indonesia Raih 4 Medali di Olimpiade Informatika 2020 )
“Kami serukan pada negara-negara itu untuk tetap menjauh dari provokasi semacam itu melawan Azerbaijan dan untuk mengambil langkah-langkah itu. Warga negara itu akan menjadi target jika mereka berpartisipasi dalam operasi militer,” ujar Hajiyev.
Hajiyev juga meminta para jurnalis asing yang bekerja di lokasi pasukan Armenia agar segera pergi karena mereka secara ilegal berada di wilayah itu.
(Baca juga : 5 Petugas Lapas Tangerang Dinonaktifkan, Terindikasi Bantu Cai Changpan Kabur )
Menurut dia, Armenia sengaja membawa para jurnalis asing ke wilayah yang sedang mengalami konflik intensif. Hajiyev menyatakan pemerintahan Yerevan bertanggung jawab atas keselamatan mereka.
Lihat Juga :