Pengumuman Hakim MA di Gedung Putih Diduga Jadi 'Superspreader' Covid-19

Sabtu, 03 Oktober 2020 - 04:38 WIB
loading...
Pengumuman Hakim MA...
Pengumuman hakim Mahkamah Agung AS di Gedung Putih diduga telah berubah menjadi suprespreader Covid-19. Foto/Thehighlander
A A A
WASHINGTON - Pengumuman penunjukkan hakim Mahkamah Agung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Gedung Putih pada Sabtu pekan lalu diduga telah berubah menjadi superspreader virus Corona.

Dikutip dari Independent, Sabtu (3/10/2020), hampir tidak ada yang terlihat mengenakan masker saat pengumuman penunjukkan Amy Coney Barrett sebagai Hakim MA di Taman Mawar Gedung Putih.(Baca juga: Trump Tunjuk Hakim Wanita Konservatif Jadi Hakim Agung )

Sebuah video yang muncul pada Jumat waktu setempat memperlihatkan Senator Partai Republik Mike Lee dengan antusias memeluk audiens lain. Ia terlihat memegang masker di tangannya. Belakangan, Mike Lee dinyatakan positif Covid-19.

Rekan Hakim Barrett, presiden Notre Dame Pendeta John Jenkins juga dinyatakan positif. Dalam email kepada mahasiswa, fakultas, dan staf, dia menulis: "Saya menyesali kesalahan penilaian saya karena tidak mengenakan masker selama upacara dan dengan berjabat tangan dengan sejumlah orang di Taman Mawar."

Seorang staf pers administrasi Trump dan seorang jurnalis juga dinyatakan positif, tetapi tidak teridentifikasi saat ini.

CNN melaporkan Menteri Kesehatan AS, Alex Azar, juga terlihat tengah berbicara dalam acara itu tanpa menggunakan masker. Jaksa Agung William Barr dan Dr Scott Atlas, tambahan personil terbaru dari gugus tugas virus Corona Gedung Putih, juga terlihat tanpa masker dan berjabat tangan dengan orang-orang.

Berita bahwa penasihat dekat Presiden Trump, Hope Hicks, terkena Covid-19 menyeruak pada Kamis malam waktu setempat, dan dalam semalam dipastikan bahwa Trump dan ibu negara Melania Trump juga positif.(Baca juga: Lewat Twitter, Trump Konfirmasi Dirinya Terinfeksi Covid-19 )

Ketua Komite Nasional Republik Ronna McDaniel juga dinyatakan positif awal pekan ini dan telah diisolasi di rumah sejak Sabtu sehingga diyakini tidak berada di acara Taman Mawar.

Hakim Barrett dan suaminya sama-sama menderita Covid-19 selama musim panas tetapi telah sembuh sepenuhnya.

Gejala Covid-19 bisa memakan waktu antara dua dan 14 hari untuk berkembang, rata-rata lima hari. Mempertimbangkan jadwal presiden, ibu negara, Hicks, dan Senator Lee selama seminggu terakhir menciptakan jaringan lusinan atau bahkan ratusan orang yang mungkin berhubungan langsung dengan mereka.

Ini berpotensi mencakup semua peserta pada debat presiden pertama di Ohio, mereka yang bergabung atau bertemu dengan presiden dalam perjalanan ke New Jersey dan Minnesota, reporter Gedung Putih dan Capitol Hill, Senator Republik, dan anggota Komite Kehakiman Senat AS.

Sementara itut Wakil presiden Mike Pence dan istrinya, Karen, telah dinyatakan negatif. Demikian pula dengan mantan wakil presiden sekaligus rival Trump dalam pemilu presiden, Joe Biden dan istrinya Jill, serta Senator Kamala Harris dan suaminya Doug Emhoff.

Hanya tiga hari setelah acara Rose Garden, Trump bertemu Biden untuk debat presiden pertama dengan menerapkan jarak sosial atau social distancing.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Hakim AS Perintahkan...
Hakim AS Perintahkan China Bayar Ganti Rugi Rp391 Triliun dalam Kasus Covid-19
3 Proyek Kontroversial...
3 Proyek Kontroversial yang Dituding Dijalankan USAID, dari Senjata Biologis hingga Covid
Elon Musk: USAID Danai...
Elon Musk: USAID Danai Riset Senjata Biologis, Termasuk Proyek Kemunculan Covid-19
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved