Inggris Dorong Semua Negara Punya Akses pada Vaksin Covid-19
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, Kerajaan Inggris Raya adalah negara adidaya sains dunia, dengan setidaknya 21 proyek penelitian ilmiah yang mengerjakan vaksin, perawatan, dan terapi untuk virus corona, termasuk Uji Klinis Vaksin pertama di Eropa.
“Oxford dan Imperial terus membuat kemajuan. Saya bangga dengan budaya pendidikan internasional di Kerajaan Inggris Raya di mana Mas Indra Rudiansyah, seorang mahasiswa PhD di Universitas Oxford, menjadi bagian dari tim Antibodi yang mengerjakan Vaksin Oxford,” ujar dia. (Baca Juga: Trump Covid-19, Ini Politisi Dunia yang Pernah Terinfeksi Corona)
“Kami juga bekerja sama erat dengan sahabat kami, Indonesia dalam bidang vaksin. Oxford dan Institut Eijkman memiliki hubungan penelitian. Kami telah bersama-sama menulis 2205 publikasi gabungan dari tahun 2015-2019,” kata dia. (Baca Infografis: Donald Trump dan Istri Umumkan Positif Covid-19 Lewat Twitter)
Dia menambahkan, lebih dari seratus proyek penelitian bersama sedang berlangsung, didanai bersama oleh Indonesia dan Newton Fund, termasuk dua proyek penelitian tentang vaksin, proyek vaksin Hepatitis B dan proyek vaksin DTP untuk transportasi dan penyimpanan. “Semoga ini terus berlanjut," pungkas dia. (Lihat Video: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Terus Mencari WNI Sandera Abu Sayyaf di Filipina)
“Oxford dan Imperial terus membuat kemajuan. Saya bangga dengan budaya pendidikan internasional di Kerajaan Inggris Raya di mana Mas Indra Rudiansyah, seorang mahasiswa PhD di Universitas Oxford, menjadi bagian dari tim Antibodi yang mengerjakan Vaksin Oxford,” ujar dia. (Baca Juga: Trump Covid-19, Ini Politisi Dunia yang Pernah Terinfeksi Corona)
“Kami juga bekerja sama erat dengan sahabat kami, Indonesia dalam bidang vaksin. Oxford dan Institut Eijkman memiliki hubungan penelitian. Kami telah bersama-sama menulis 2205 publikasi gabungan dari tahun 2015-2019,” kata dia. (Baca Infografis: Donald Trump dan Istri Umumkan Positif Covid-19 Lewat Twitter)
Dia menambahkan, lebih dari seratus proyek penelitian bersama sedang berlangsung, didanai bersama oleh Indonesia dan Newton Fund, termasuk dua proyek penelitian tentang vaksin, proyek vaksin Hepatitis B dan proyek vaksin DTP untuk transportasi dan penyimpanan. “Semoga ini terus berlanjut," pungkas dia. (Lihat Video: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Terus Mencari WNI Sandera Abu Sayyaf di Filipina)
(sya)
Lihat Juga :