Biden: Pemilih Tak Akan Tinggal Diam Jika Trump Tak Mau Mundur

Kamis, 01 Oktober 2020 - 04:04 WIB
loading...
Biden: Pemilih Tak Akan...
Joe Biden dan Donald Trump bertemu dalam debat pertama di Cleveland Ohio, AS. Foto/REUTERS
A A A
ALLIANCE - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden menyatakan para pemilih tidak akan tinggal diam jika Presiden Donald Trump kalah pemilu dan menolak meninggalkan kantornya.

Pernyataan Biden itu semakin memanaskan ketegangan menjelang pemilu presiden November. Saat debat dengan Biden pada Selasa malam, Trump tidak akan berkomitmen menerima hasil pemilu dengan dalih surat suara yang dikirim lewat pos akan membuat kecurangan pemilu meluas.

Biden menyeru warga AS memilih dia dalam jumlah besar untuk menepis kemungkinan apapun bahwa Trump tetap bertahan di Gedung Putih meski dia kalah pemilu.

“Presiden akan mundur. Rakyat Amerika tidak akan tinggal diam untuk itu. Tak ada lembaga yang akan mendukung untuk apa yang terjadi itu,” kata Biden saat kampanye di Alliance, Ohio, salah satu negara bagian medan perang dalam pemilu 3 November.

Trump menang pemilu pada 2016. Dia ditanya saat debat di Cleveland tentang apakah dia akan menerima hasil pemilu 2020? Dia menjawab, “Jika saya melihat puluhan ribu surat suara dimanipulasi, saya tidak bisa pergi dengan itu. Ini menuju penipuan seperti yang Anda tidak pernah melihat sebelumnya.” (Baca Juga: Mantan PM Israel Ehud Barak: Netanyahu Seorang Diktator)

Trump sudah mengulangi beberapa kali bahwa dia tidak akan menerima hasil pemilu tersebut. (Baca Infografis: Perang Armenia-Azerbaijan Hampir 100 Orang Tewas di Nagorno-Karabakh)

Biden terus mengungguli Trump dalam berbagai survei meski poling di negara bagian penting itu menunjukkan hasil yang sangat ketat. (Lihat Video: 50 Tahun Bubarnya The Beatles, Kacamata John Lennon Dilelang 40 Ribu Poundsterling)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved