Bertemu Pemimpin Oposisi Belarusia, Macron Janjikan Bantuan

Selasa, 29 September 2020 - 19:36 WIB
loading...
Bertemu Pemimpin Oposisi...
Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan pemimpin oposisi Belarusia yang diasingkan, Sviatlana Tsikhounskaya, di Lithuania. Foto/Metro
A A A
VILNIUS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi pemimpin high profile Barat pertama yang mengunjungi pemimpin oposisi Belarusia yang diasingkan, Sviatlana Tsikhounskaya. Dalam pertemuan tersebut, Macron menjanjikan dukungan Eropa untuk rakyat negara yang tengah dilanda krisis politik itu.

Aksi demonstrasi massal meledak di Belarusia selama berminggu-minggu sejak pemimpin veteran Alexander Lukashenko dinyatakan sebagai pemenang mutlak dalam pemilihan presiden 9 Agustus lalu yang menurut penentangnya penuh dengan kecurangan. Pihak berwenang telah menangkap ribuan orang, dan semua pemimpin oposisi utama sekarang dipenjara atau diasingkan.(Baca juga: Di PBB, Belarusia Tuduh Barat Coba Tabur Kekacauan dan Anarki )

Tsikhounskaya, kandidat presiden dari kubu oposisi, melarikan diri ke negara tetangga Lithuania setelah pemilu. Dia telah bertemu dengan perdana menteri Lithuania, Norwegia, dan Polandia, tetapi Macron adalah pemimpin pertama super power Barat pertama yang bertemu dengannya.

"Kami melakukan diskusi yang sangat baik tetapi sekarang kami harus pragmatis dan mendukung rakyat Belarusia dan kami akan melakukan yang terbaik, percayalah," kata Macron setelah pertemuan selama 45 menit dengan Tsikhounskaya di hotel tempatnya menginap di Vilnius, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (29/9/2020).

Tsikhanouskaya mengatakan Macron telah berjanji untuk melakukan segalanya untuk membantu negosiasi, (selama) krisis politik di Belarusi

"Dan dia akan melakukan segalanya untuk membantu membebaskan semua tahanan politik," ujar Tsikhounskaya.
Kenyataan bahwa Moskow telah menyatakan pihaknya terus mendukung Lukashenko sebagai pemimpin sekutu terdekat Rusia membuat Barat harus menyeimbangkan simpatinya terhadap gerakan pro-demokrasi dengan keengganannya memprovokasi Moskow.

Pada hari Senin, Macron mendesak otoritas Belarusia untuk menghentikan penangkapan yang melanggar hukum, membebaskan pengunjuk rasa yang ditahan secara sewenang-wenang, dan menghormati hasil pemilu.

Sejauh ini, Uni Eropa telah gagal memberlakukan sanksi paling ringan yang diancamnya terhadap Belarusia: daftar sekitar 40 pejabat yang akan terkena larangan perjalanan dan pembekuan aset.(Baca juga: Inggris Berencana Sanksi Belarusia atas Dugaan Pelanggaran HAM )

Pada hari yang sama, Macron diharapkan untuk mengunjungi tentara Prancis yang bertugas sebagai bagian dari kelompok pertempuran NATO di kota Rukla di Lituania.

Pemimpin Prancis telah mempromosikan dialog strategis dengan Rusia dan mengkritik NATO. Dia ingin menunjukkan kepada negara-negara Eropa timur bahwa Prancis tetap berkomitmen pada keamanan mereka.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved