Cedera Otak akibat Rudal Iran, 29 Tentara AS Diberi Purple Heart

Selasa, 05 Mei 2020 - 14:30 WIB
loading...
Cedera Otak akibat Rudal...
Pemberian medali Purple Hearth pada tentara Amerika Serikat yang mengalami cedera otak traumatik akibat serangan rudal Iran di Irak. Foto/Military Times/Sgt. Sydney Mariette/Army
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) memberikan 29 medali Purple Heart kepada para tentaranya yang menderita cedera otak traumatik (TBI) akibat serangan rudal Iran di Irak pada 8 Januari lalu. Pemberian medali disampaikan Komando Sentral (CENTCOM) Amerika.

Rentetan serangan rudal balistik Iran menghantam Pangkalan Udara al-Asad dan Pangkalan Erbil di Irak. Dua pangkalan itu digunakan untuk manampung pasukan koalisi internasional, termasuk AS. Gempuran misil itu sebagai balas dendam atas pembunuhan komandan Pasukan Quds Iran; Jenderal Qasem Soleimani, oleh drone Amerika di Baghdad pada 3 Januari.

Juru bicara CENTCOM, Zachary Harrell, mengatakan kepada Military Times dalam sebuah pernyataan yang di-email-kan bahwa enam medali pertama Purple Heart diberikan kepada tentara Angkatan Darat AS di Kuwait dan Irak masing-masing pada tanggal 2 Mei dan 3 Mei, untuk luka yang diderita dalam serangan rudal balistik Iran di Pangkalan al-Asad.

Harrell mengatakan penghargaan tersebut disetujui oleh Letnan Jenderal Pat White, komandan Satuan Tugas Gabungan-Operasi Inherent Resolve (CJTF-OIR).

Purple Heart adalah sebuah penghargaan militer Amerika Serikat yang dianugerahkan atas nama Presiden kepada orang-orang yang luka-luka atau tewas saat bertugas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved