Mantan Anggota Parlemen Partainya Erdogan Tertular Covid-19 di Penjara
Senin, 28 September 2020 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Ömer Faruk Gergerlioğlu, anggota parlemen dari Partai Demokrat Rakyat Kurdi (HDP) yang pro-Kurdi dan anggota Komite Penyelidikan Hak Asasi Manusia parlemen, mengkritik pemerintah AKP atas kelambanannya dalam insiden tersebut.
“Sekali lagi ada kelalaian dan pelanggaran (oleh pihak berwenang). Kehidupan para tahanan seharusnya tidak semurah ini! " ujar anggota parlemen itu dalam tweet-nya.
Selain masalah penanganan corona di penjara, sebuah laporan yang diterbitkan di Arab News mengungkapkan bahwa ada kelompok Salafi radikal di Turki yang dikabarkan siap melawan Kurdi, yang telah menjadi musuh utama Ankara.
Pengungkapan adanya legiun organisasi Salafi yang aktif di negara itu datang dari seorang pemimpin aliran Islam Ahmet Mahmut Unlu, seorang tokoh pro-pemerintah. Baru-baru ini dia mengumumkan bahwa dia siap untuk mengungkap 150 kelompok Salafi, beserta lokasinya, sebagai bagian persiapan untuk berperang di Turki.
Unlu menyatakan bahwa ada lebih dari 2000 orang dari organisasi Salafi di seluruh negeri, siap untuk melancarkan perang saudara, khususnya di provinsi tenggara Batman dan Adiyaman.
Kelompok tersebut dilaporkan telah mengancam orang-orang dengan ancaman pembunuhan dan mengeluarkan peringatan kepada pemerintah agar tidak mengambil tindakan untuk mengekang tindakan mereka.
“Sekali lagi ada kelalaian dan pelanggaran (oleh pihak berwenang). Kehidupan para tahanan seharusnya tidak semurah ini! " ujar anggota parlemen itu dalam tweet-nya.
Selain masalah penanganan corona di penjara, sebuah laporan yang diterbitkan di Arab News mengungkapkan bahwa ada kelompok Salafi radikal di Turki yang dikabarkan siap melawan Kurdi, yang telah menjadi musuh utama Ankara.
Pengungkapan adanya legiun organisasi Salafi yang aktif di negara itu datang dari seorang pemimpin aliran Islam Ahmet Mahmut Unlu, seorang tokoh pro-pemerintah. Baru-baru ini dia mengumumkan bahwa dia siap untuk mengungkap 150 kelompok Salafi, beserta lokasinya, sebagai bagian persiapan untuk berperang di Turki.
Unlu menyatakan bahwa ada lebih dari 2000 orang dari organisasi Salafi di seluruh negeri, siap untuk melancarkan perang saudara, khususnya di provinsi tenggara Batman dan Adiyaman.
Kelompok tersebut dilaporkan telah mengancam orang-orang dengan ancaman pembunuhan dan mengeluarkan peringatan kepada pemerintah agar tidak mengambil tindakan untuk mengekang tindakan mereka.
(min)
Lihat Juga :