Koalisi PM Malaysia Menangi Pemilu Sabah
Minggu, 27 September 2020 - 07:52 WIB
loading...
Koalisi PM Malaysia Muhyiddin Yassin berhasil memenangkan pemilu Sabah. Foto/TRT World
A
A
A
KUALA LUMPUR - Partai koalisi Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin berhasil memenangkan pemilu negara bagian Sabah yang dianggap penting pada Sabtu kemarin, dalam pemungutan suara yang secara luas dilihat sebagai referendum bagi pemerintahannya yang berusia tujuh bulan.
Kemenangan di Sabah kemungkinan akan memperkuat posisi Muhyiddin saat dia menghadapi tantangan kepemimpinan dari pemimpin oposisi Anwar Ibrahim . Sebelumnya, Anwar mengatakan telah memiliki mayoritas parlemen yang dibutuhkan untuk menggulingkan Muhyiddin dari kursi perdana menteri. (Baca juga : Pilu, PSBB Bikin Omzet Pengusaha Ritel Anjlok Rp200 Triliun )
Koalisi Perikatan Nasional (PN) Muhyiddin dan sekutunya memenangkan 38 dari 73 kursi yang diperebutkan dalam pemilihan hari Sabtu kemarin, nyaris mengambil kendali atas negara yang sebelumnya dikuasai oposisi.
Muhyiddin sebelumnya mengatakan bahwa kemenangan di Sabah dapat membuka jalan bagi pemilihan nasional lebih awal yang bertujuan untuk mengakhiri ketidakpastian atas stabilitas koalisi yang berkuasa, yang hanya memiliki keunggulan dua kursi di parlemen.(Baca juga: Pemilu Sabah, PM Malaysia Dikeroyok Kawan dan Lawan )
Muhyiddin berkuasa pada Maret setelah membentuk aliansi dengan partai-partai oposisi menyusul pengunduran diri yang mengejutkan dari pendahulunya, Mahathir Mohamad.
Kemenangan di Sabah kemungkinan akan memperkuat posisi Muhyiddin saat dia menghadapi tantangan kepemimpinan dari pemimpin oposisi Anwar Ibrahim . Sebelumnya, Anwar mengatakan telah memiliki mayoritas parlemen yang dibutuhkan untuk menggulingkan Muhyiddin dari kursi perdana menteri. (Baca juga : Pilu, PSBB Bikin Omzet Pengusaha Ritel Anjlok Rp200 Triliun )
Koalisi Perikatan Nasional (PN) Muhyiddin dan sekutunya memenangkan 38 dari 73 kursi yang diperebutkan dalam pemilihan hari Sabtu kemarin, nyaris mengambil kendali atas negara yang sebelumnya dikuasai oposisi.
Muhyiddin sebelumnya mengatakan bahwa kemenangan di Sabah dapat membuka jalan bagi pemilihan nasional lebih awal yang bertujuan untuk mengakhiri ketidakpastian atas stabilitas koalisi yang berkuasa, yang hanya memiliki keunggulan dua kursi di parlemen.(Baca juga: Pemilu Sabah, PM Malaysia Dikeroyok Kawan dan Lawan )
Muhyiddin berkuasa pada Maret setelah membentuk aliansi dengan partai-partai oposisi menyusul pengunduran diri yang mengejutkan dari pendahulunya, Mahathir Mohamad.
Lihat Juga :