Keluarga Breonna Taylor: Orang Kulit Hitam Terus Sekarat di Tangan Polisi AS

Sabtu, 26 September 2020 - 06:40 WIB
loading...
A A A
Keluarga Taylor pada hari Jumat mengkritik keras Daniel Cameron, Jaksa Agung Kentucky, yang bertanggung jawab atas penyelidikan negara bagian atas kematian Taylor.

“Saya tidak pernah memiliki kepercayaan pada Daniel Cameron sejak awal, saya tahu dia terlalu berpengalaman dengan pekerjaan sekaliber ini. Saya tahu dia memilih berada di sisi hukum yang salah," lanjut pernyataan Palmer. (Baca juga: Israel Ketakutan Jika AS Benar-benar Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke UEA )

“Harapan saya adalah bahwa dia tahu dia memiliki kekuatan untuk melakukan hal yang benar, bahwa dia memiliki kekuatan untuk memulai penyembuhan kota ini, bahwa dia memiliki kekuatan untuk membantu memperbaiki lebih dari 400 tahun penindasan. Apa yang dia bantu saya sadari adalah bahwa kami akan selalu melawan mereka. Bahwa kami tidak pernah aman," katanya, seperti dikutip AP, Sabtu (26/9/2020).

Anggota keluarga Taylor lainnya, termasuk saudara perempuan dan kakeknya, juga hadir dalam konferensi pers di Jefferson Square Park, mengenakan masker dan pakaian bertuliskan nama Taylor. Austin mengenakan salah satu jaket yang dikenakan Taylor sebagai teknisi ruang gawat darurat.

"Anda tidak hanya merampok saya dan keluarga saya, Anda merampok dunia seorang ratu. Seorang ratu yang bersedia melakukan pekerjaan yang sebagian besar dari kita tidak mau melakukannya. Seorang ratu yang bersedia membangun siapa pun di sekitarnya. Seorang ratu yang mulai membuka jalannya," kata Austin.

Taylor, seorang teknisi ruang gawat darurat berkulit hitam yang berusia 26 tahun, terbunuh ketika tiga petugas polisi kulit putih memasuki apartemennya pada 13 Maret dini hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Berita Terkini
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved