Pertengkaran di PBB Berlanjut, China Sebut AS Biang Kerok Dunia

Jum'at, 25 September 2020 - 07:42 WIB
loading...
Pertengkaran di PBB...
Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Pertengkaran antara China dan Amerika Serikat (AS) di PBB terus berlanjut. Terbaru, utusan China untuk PBB mengatakan AS telah menciptakan cukup banyak masalah bagi dunia saat keduanya terlibat perdebatan tentang pandemi virus Corona selama pertemuan di Dewan Keamanan PBB yang menegangkan.

Sebelumnya, perwakilan AS untuk PBB Kelly Craft mengkritik China atas apa yang dikatakannya sebagai keputusan untuk menyembunyikan asal-usul virus Corona, meminimalkan bahayanya, dan menekan kerja sama ilmiah. Craft mengklaim tindakan Beijing mengubah epidemi lokal menjadi pandemi global.

Namun pernyataan Craft ini dengan cepat dibantah oleh utusan China Zhang Jun.

"Saya harus mengatakan, cukup sudah cukup. Anda telah menciptakan cukup banyak masalah bagi dunia," kata Zhang.

"Sayangnya, kami sekali lagi mendengar suara-suara dari AS yang sangat bertentangan dengan suasana pertemuan," imbuhnya seperti dikutip dari CNN, Jumat (25/9/2020).

Zhang menambahkan bahwa Beijing menolak tuduhan yang disebutnya tidak berdasar.

Perselisihan itu terjadi dua hari setelah Presiden AS Donald Trump menggunakan sebagian besar pidato videonya yang direkam sebelumnya untuk Sidang Umum PBB menyalahkan China atas pandemi Covid-19 dan karena menahan informasi tentang virus mematikan tersebut.

Trump menuduh Beijing mengizinkan penerbangan meninggalkan China dan menginfeksi dunia dan menyebut Covid-19 sebagai "virus China."(Baca juga: Sidang Umum PBB, Trump Serang China Terkait Covid-19 )

Namun, menurut Zhang, AS sendirilah yang harus disalahkan. Sejak Januari, AS telah mendiagnosis lebih dari 6 juta kasus virus Corona dalam populasinya, dan kehilangan lebih dari 200.000 nyawa karena penyakit tersebut.

Sementara perwakilan Rusia pada sesi itu juga mengkritik tuduhan Craft.

"Kami menyesali fakta bahwa perwakilan Amerika Serikat memilih pertemuan ini dan platform Dewan Keamanan PBB untuk membuat tuduhan tidak berdasar terhadap salah satu anggota Dewan Keamanan," kata Duta Besar Rusia Vassily Nebenzia.

Pandemi Covid-19 telah membayangi pertemuan puncak tahun ini, yang dipaksa dilakukan secara online karena pandemi dan peraturan karantina 14 hari di New York City.(Baca juga: Diserang Trump Soal Covid-19 di Sidang Umum PBB, China Murka )Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah berulang kali memohon persatuan antara negara-negara anggota dan memperingatkan bahwa hubungan antara AS dan China bergerak ke arah yang sangat berbahaya.

Rapat Dewan Keamanan sendiri digelar secara virtual.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved