Diserang Trump Soal Covid-19 di Sidang Umum PBB, China Murka
Rabu, 23 September 2020 - 20:26 WIB
loading...
Kementerian Luar Negeri China melayangkan protes terhadap tuduhan baru terkait Covid-19 oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - Kementerian Luar Negeri China melayangkan protes terhadap tuduhan baru terkait Covid-19 oleh Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump. Tudingan Trump tersebut disampaikan saat dirinya berpidato di Sidang Majelis Umum PBB.
"Sayangnya, pihak AS telah menggunakan mimbar PBB untuk mengarang rumor dan tuduhan tidak berdasar dan memfitnah China terhadap semua bukti, karena motif politik yang teduh. Pihak China menyatakan protes yang tegas," kata Kementerian Luar Negeri China, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (23/9/2020).
Seperti diketahui, Trump dalam pidatonya menuduh Beijing membiarkan orang meninggalkan China pada awal wabah untuk menginfeksi dunia saat China menutup perjalanan domestik. ( Baca juga: Ketatnya Penerapan Protokol Kesehatan di Tiongkok, Kalau di Sini? )
"Kita harus meminta tanggung jawab bangsa yang melepas wabah ini ke dunia, China. Pemerintah China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang secara virtual dikontrol oleh China, secara salah mendeklarasikan tidak ada bukti penyebaran dari manusia ke manusia,” ujar Trump.
“Kemudian, mereka secara salah menyatakan orang tanpa gejala tidak akan menyebarkan penyakit itu. PBB harus meminta China bertanggung jawab atas aksi mereka,” sambungnya.
Trump kemudian menjanjikan untuk mendistribusikan vaksin. “Kami akan mengalahkan virus dan kami akan mengakhiri pandemi,” tutur dia. ( Baca juga: Jinping: China Tidak Ingin Perang dengan Negara Manapun )
"Sayangnya, pihak AS telah menggunakan mimbar PBB untuk mengarang rumor dan tuduhan tidak berdasar dan memfitnah China terhadap semua bukti, karena motif politik yang teduh. Pihak China menyatakan protes yang tegas," kata Kementerian Luar Negeri China, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (23/9/2020).
Seperti diketahui, Trump dalam pidatonya menuduh Beijing membiarkan orang meninggalkan China pada awal wabah untuk menginfeksi dunia saat China menutup perjalanan domestik. ( Baca juga: Ketatnya Penerapan Protokol Kesehatan di Tiongkok, Kalau di Sini? )
"Kita harus meminta tanggung jawab bangsa yang melepas wabah ini ke dunia, China. Pemerintah China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang secara virtual dikontrol oleh China, secara salah mendeklarasikan tidak ada bukti penyebaran dari manusia ke manusia,” ujar Trump.
“Kemudian, mereka secara salah menyatakan orang tanpa gejala tidak akan menyebarkan penyakit itu. PBB harus meminta China bertanggung jawab atas aksi mereka,” sambungnya.
Trump kemudian menjanjikan untuk mendistribusikan vaksin. “Kami akan mengalahkan virus dan kami akan mengakhiri pandemi,” tutur dia. ( Baca juga: Jinping: China Tidak Ingin Perang dengan Negara Manapun )
(esn)
Lihat Juga :