Giliran Putin Dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian

Jum'at, 25 September 2020 - 07:26 WIB
loading...
A A A
Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan Kremlin tidak mencalonkan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk Hadiah Nobel Perdamaian.

"Anda semua tahu bahwa orang yang sama sekali berbeda dinominasikan untuk penghargaan ini, ini adalah inisiatif dari mereka yang mengajukan nominasi," kata Peskov.

Pada 2013, Putin dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian oleh Deputi Parlemen Rusia Joseph Kobzon serta Akademi Internasional Persatuan Spiritual dan Kerja Sama Rakyat untuk partisipasi dalam menyelesaikan konflik Suriah dan mencoba menghentikan invasi militer AS ke Suriah, Meduza melaporkan.

Pekan lalu, kritikus Putin Alexei Navalny , yang sedang memulihkan diri di Berlin setelah diracun dalam serangan yang diyakini bermotif politik, juga dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian oleh sekelompok profesor universitas Rusia, menurut Sergei Erofeev, seorang Ilmuwan Rusia yang bekerja di Universitas Rutgers di New Jersey.

Muncul kontroversi awal bulan ini setelah Presiden Donald Trump dinominasikan dua kali untuk penghargaan tersebut. Pertama kali oleh politikus sayap kanan Norwegia Christian Tybring-Gjedde untuk pembicaraan damai antara Israel dan Uni Emirat Arab. Beberapa hari kemudian, Trump dinominasikan oleh anggota parlemen Swedia Magnus Jacobsson untuk terobosan dalam hubungan antara pemerintah Kosovo dan Serbia.(Baca juga: Bantu Normalisasi Hubungan Israel-UEA, Trump Dinominasikan untuk Nobel Perdamaian )Di antara pesaing untuk hadiah tahun ini adalah Organisasi Kesehatan Dunia serta Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern serta aktivis lingkungan Greta Thunberg. Komite Nobel mengatakan bahwa hadiah uang tahun ini telah meningkat menjadi USD 1,1 juta seperti dilaporkan Dagens Industri.(Baca juga: Nobel Perdamaian untuk Greta Thunberg? Mungkin Saja )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved