Menjijikkan, 345.000 Kondom Bekas Didaur Ulang dan Hendak Dijual Lagi

Jum'at, 25 September 2020 - 03:19 WIB
loading...
Menjijikkan, 345.000...
Kondom-kondom bekas di Vietnam didaur ulang dan hendak dijual kembali. Foto/REUTERS/Reuters TV/VTV
A A A
HANOI - Polisi di Vietnam telah menyita sekitar 345.000 kondom bekas yang telah dibersihkan dan siap dijual kembali dengan klaim sebagai kondom baru.

Rekaman video yang disiarkan oleh Vietnam TV (VTV) milik pemerintah minggu ini menunjukkan puluhan tas besar berisi alat kontrasepsi bekas tersebar di lantai sebuah gudang di provinsi selatan Binh Duong. (Baca: Para Pembangkang Arab Saudi Dirikan Partai Oposisi Melawan Raja Salman )

Polisi mengatakan tas-tas besar itu memiliki berat lebih dari 360 kilogram (794 lbs), setara dengan 345.000 kondom.

"Pemilik gudang mengatakan mereka telah menerima masukan bulanan untuk kondom bekas dari orang yang tidak dikenal," tulis surat kabar pemerintah, Tuoi Tre, yang dikutip Reuters, Jumat (25/9/2020).

Seorang wanita yang ditahan selama penggerebekan gudang tersebut mengatakan kepada polisi bahwa prophylactics bekas pertama kali direbus dalam air kemudian dikeringkan dan dibentuk kembali pada lingga kayu sebelum dikemas ulang dan dijual kembali. (Baca: Taiwan Perlihatkan Rudal Jelajah '10.000 Pedang' yang Mampu Hantam China )

VTV, dalam laporan beritanya, mengatakan tidak jelas berapa banyak kondom daur ulang yang telah terjual. Wanita yang ditahan tersebut mengatakan dia telah menerima USD0,17 untuk setiap kilogram kondom daur ulang yang dia produksi.

Baik dia maupun pemilik gudang tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Iran Bertekad Jadi Vietnam...
Iran Bertekad Jadi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Kalah Perang Secara Memalukan
Gubernur di Korsel Usul...
Gubernur di Korsel Usul Impor Wanita Vietnam untuk Atasi Krisis Populasi, Picu Kemarahan
Eks Polisi Ini Dibebaskan...
Eks Polisi Ini Dibebaskan usai 30 Tahun Dipenjara atas Suap Rp3.700, tapi Esok Harinya Meninggal
Gangster Mengamuk di...
Gangster Mengamuk di Guatemala, Habisi 8 Polisi dan Kuasai Penjara
1.250 Orang Tewas Akibat...
1.250 Orang Tewas Akibat Banjir Besar di 6 Negara Asia, Apa Penyebabnya?
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir
Rekomendasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Bek Arab Saudi Abdulelah...
Bek Arab Saudi Abdulelah al-Amri Koyak Gawang Uruguay di Babak Pertama
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Berita Terkini
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved