Rusia pada AS: Fokus Upaya Lawan Covid-19, Bukan Vaksin Kami!

Kamis, 24 September 2020 - 15:46 WIB
loading...
Rusia pada AS: Fokus...
Kedutaan Besar Rusia di Washington meminta pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk fokus pada upaya memerangi Covid-19 daripada mengkritik vaksin Rusia. Foto/Ist
A A A
WASHINGTON - Kedutaan Besar Rusia di Washington meminta pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk fokus pada upaya memerangi Covid-19 daripada mengkritik vaksin Rusia. AS saat ini menjadi negara dengan jumlah kematian tertinggi dengan lebih dari 200 ribu orang meninggal dunia akibat virus tersebut.

"Jangan mencoba meremehkan proposal konstruktif Vladimir Putin untuk mengadakan konferensi tingkat tinggi virtual segera bagi negara-negara yang tertarik untuk bekerja sama dalam pengembangan vaksin Covid-19," kata Kedutaan Besar Rusia.

"Selamatkan nyawa Amerika. Perangi Covid-19, bukan Vaksin Rusia," sambungnya dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya, seperti dilansir Tass pada Kamis (24/9/2020). ( Baca juga: Jet Tempur Su-30 Dirudal Sesama Jet Tempur Rusia hingga Jatuh )

Dalam kicauannya, Kedutaan Besar Rusia melampirkan pesan dari juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus, yang menyatakan keraguannya tentang efisiensi vaksin Rusia.

Pada saat yang sama, Kedutaan Besar Rusia juga mengunggah teks briefing media Gedung Putih, di mana Sekretaris Pers Kayleigh McEnany mengatakan Donald Trump tidak mengesampingkan kemungkinan AS menggunakan vaksin buatan lain.

Ketika ditanya tentang vaksin Rusia dan China, McEnany menjawab dengan mengutip pernyataan Trump, bahwa dia akan angkat topi ke negara yang memproduksi vaksin yang berhasil. ( Baca juga: Rusia Perluas Sanksi pada Individu dan Lembaga Uni Erop a)
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Alasan AS Hindari Perlombaan...
Alasan AS Hindari Perlombaan Senjata Nuklir Lawan Rusia dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved