Uni Eropa Tidak Akui Lukashenko Presiden Belarusia

Selasa, 15 September 2020 - 21:37 WIB
loading...
Uni Eropa Tidak Akui...
Uni Eropa tidak mengakui Alexander Lukashenko sebagai presiden Belarusia yang sah. Foto/New York Times
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) tidak mengakui Alexander Lukashenko sebagai presiden Belarusia yang sah. Hal itu dikatakan kepala diplomatik UE, Josep Borrell, Selasa (15/9/2020), sehari setelah pemimpin yang diperangi itu disambut oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Borrell, perwakilan tinggi UE untuk urusan luar negeri, mengatakan kepada Parlemen Eropa bahwa pemilu Belarusia yang dilakukan pada 9 Agustus lalu yang mengembalikan pemimpin veteran itu ke tampuk kekuasaan adalah penipuan.

"Situasinya jelas bagi kami. Kami menganggap pemilu 9 Agustus itu curang," kata Borrell kepada parlemen.

"Kami tidak mengakui Lukashenko sebagai presiden sah Belarusia," tegasnya seperti dilansir dari Al Jazeera.(Baca juga: Sejumlah Tokoh Oposisi Belarusia Diculik Pria Bertopeng )

UE telah mengatakan tidak mengakui keabsahan terpilihnya kembali Lukashenko dan sedang dalam proses mempersiapkan sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kecurangan dalam pemilu dan tindakan terhadap aksi protes.

Borrell mengatakan lebih dari 7.500 pengunjuk rasa damai telah ditahan dan 500 kasus penyiksaan telah didokumentasikan.

Tetapi para diplomat mengatakan sanksi UE terhadap Belarusia diblokir oleh Siprus, yang menuntut tindakan terhadap Turki terlebih dahulu dalam perselisihan mengenai pengeboran gas alam di Mediterania Timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved