Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Senin, 27 Juli 2026 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Melansir Al Jazeera, Sarah Abu Alrob, seorang jurnalis yang berbasis di Ramallah, mengatakan bahwa serangan militer Israel yang dilancarkan pada hari Jumat telah sangat mengganggu kehidupan sehari-hari di seluruh Tepi Barat yang diduduki.
“[Serangan itu] telah memengaruhi setiap aspek kehidupan di Tepi Barat. Bagian utara dan selatan Tepi Barat sekarang dipisahkan oleh sekitar 1.000 pos pemeriksaan, penghalang, dan gerbang besi. Warga Palestina tidak dapat berpindah dari satu kota ke kota lain,” katanya kepada Al Jazeera.
Abu Alrob mengatakan pembatasan Israel telah menimbulkan konsekuensi kemanusiaan yang menghancurkan.
“Seorang wanita Palestina yang hamil enam bulan kehilangan janinnya setelah ditahan di dalam ambulans saat mengalami pendarahan di pos pemeriksaan militer, di mana militer Israel tidak mengizinkannya lewat ke rumah sakit,” katanya.
“Berdasarkan hukum internasional, militer Israel seharusnya melindungi warga Palestina di daerah-daerah ini. Yang terjadi justru sebaliknya.”
“[Serangan itu] telah memengaruhi setiap aspek kehidupan di Tepi Barat. Bagian utara dan selatan Tepi Barat sekarang dipisahkan oleh sekitar 1.000 pos pemeriksaan, penghalang, dan gerbang besi. Warga Palestina tidak dapat berpindah dari satu kota ke kota lain,” katanya kepada Al Jazeera.
Abu Alrob mengatakan pembatasan Israel telah menimbulkan konsekuensi kemanusiaan yang menghancurkan.
“Seorang wanita Palestina yang hamil enam bulan kehilangan janinnya setelah ditahan di dalam ambulans saat mengalami pendarahan di pos pemeriksaan militer, di mana militer Israel tidak mengizinkannya lewat ke rumah sakit,” katanya.
“Berdasarkan hukum internasional, militer Israel seharusnya melindungi warga Palestina di daerah-daerah ini. Yang terjadi justru sebaliknya.”
(ahm)
Lihat Juga :