Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?

Senin, 27 Juli 2026 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan The Guardian, beberapa rudal balistik Iran sekarang menggunakan hulu ledak yang dapat dikendalikan yang mampu menyesuaikan arahnya selama penurunan, sementara panduan optik dan pencari panas selama fase terminal mengurangi kerentanannya terhadap gangguan elektronik.

Namun, sejauh mana keterlibatan China masih diperdebatkan.

Sidharth Kaushal, seorang peneliti senior di Royal United Services Institute (RUSI), mempertanyakan apakah Beijing telah memberikan intelijen langsung ke Teheran, dengan alasan bahwa Iran sebagian besar menargetkan instalasi militer tetap yang lokasinya sudah terlihat melalui citra satelit yang tersedia secara komersial.

"Saya belum pernah melihat Iran menyerang target yang begitu dinamis sehingga saya melihat ini dan berkata 'ini pasti bantuan asing'," katanya kepada surat kabar Inggris tersebut.

Apakah Rusia Bantu Tingkatkan Kemampuan Militer Iran?


Peran Rusia juga sulit dinilai. Iran dan Rusia telah secara signifikan memperluas kerja sama pertahanan sejak invasi skala penuh Moskow ke Ukraina, di mana Teheran memasok drone yang telah banyak digunakan oleh pasukan Rusia.

Para analis mengatakan hubungan tersebut memungkinkan kedua negara untuk bertukar pengalaman operasional, khususnya dalam peperangan rudal dan drone.

Dilaporkan bahwa Iran telah mengadopsi taktik yang mirip dengan yang digunakan Rusia di Ukraina, termasuk menggunakan drone untuk mengalihkan perhatian pertahanan udara sebelum meluncurkan serangan rudal balistik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Data Direvisi, Jumlah...
Data Direvisi, Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran Tembus 600 Orang
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Lawan Hilux dan Triton,...
Lawan Hilux dan Triton, Generasi Baru Mobil Pikap Honda Terungkap
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
Berita Terkini
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved