'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Senin, 27 Juli 2026 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Laksamana Moiseyev menolak untuk menyebutkan tanggal penugasan yang tepat, tetapi menyatakan keyakinannya bahwa kapal perang tersebut akan bergabung dengan armada sebelum akhir tahun ini.
"Jangan terburu-buru. Saya pikir kita akan melaksanakan rencana tahun ini. Tahun ini. Pengujian komprehensif sedang berlangsung," katanya, seperti dikutip dari Military Watch Magazine, Senin (27/7/2026).
Kapal kelas Kirov ini adalah kapal tempur permukaan terberat yang beroperasi di dunia, dengan bobot 28.000 ton. Ia jauh lebih berat dibandingkan dengan kapal tempur permukaan terkuat NATO, yaitu kapal perusak kelas Arleigh Burke yang bobotnya 10.000 ton.
Meski sangat berat, kecepatan kapal Admiral Nakhimov juga luar biasa, dengan kecepatan tertinggi sekitar 32 knot. Ini memungkinkannya untuk dengan mudah mengungguli setiap kapal penjelajah, kapal perusak, fregat, kapal serbu amfibi, dan kapal induk yang dioperasikan oleh angkatan laut NATO.
Kapal Admiral Nakhimov difasilitasi oleh sistem propulsi unik, karena ditenagai oleh dua reaktor nuklir bertekanan KN-3 yang memberi daya pada turbin uap yang menghasilkan sekitar 140.000 tenaga kuda.
"Jangan terburu-buru. Saya pikir kita akan melaksanakan rencana tahun ini. Tahun ini. Pengujian komprehensif sedang berlangsung," katanya, seperti dikutip dari Military Watch Magazine, Senin (27/7/2026).
Kapal kelas Kirov ini adalah kapal tempur permukaan terberat yang beroperasi di dunia, dengan bobot 28.000 ton. Ia jauh lebih berat dibandingkan dengan kapal tempur permukaan terkuat NATO, yaitu kapal perusak kelas Arleigh Burke yang bobotnya 10.000 ton.
Meski sangat berat, kecepatan kapal Admiral Nakhimov juga luar biasa, dengan kecepatan tertinggi sekitar 32 knot. Ini memungkinkannya untuk dengan mudah mengungguli setiap kapal penjelajah, kapal perusak, fregat, kapal serbu amfibi, dan kapal induk yang dioperasikan oleh angkatan laut NATO.
Kapal Admiral Nakhimov difasilitasi oleh sistem propulsi unik, karena ditenagai oleh dua reaktor nuklir bertekanan KN-3 yang memberi daya pada turbin uap yang menghasilkan sekitar 140.000 tenaga kuda.
Lihat Juga :