'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Senin, 27 Juli 2026 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Kembalinya Admiral Nakhimov terjadi pada saat Rusia semakin menekankan kemampuan serangan presisi jarak jauh di semua cabang angkatan bersenjatanya. Nilai terbesar kapal penjelajah yang telah dimodernisasi ini tidak hanya terletak pada peperangan anti-kapal, tetapi juga pada kemampuannya untuk meluncurkan salvo besar rudal jelajah Kalibr dan Zircon terhadap target strategis di laut dan di darat, yang secara efektif berfungsi sebagai arsenal rudal jarak jauh bergerak.
Hal ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam doktrin Angkatan Laut Rusia, yang semakin memprioritaskan kemampuan serangan jarak jauh daripada pertempuran armada tradisional. Kemampuan pertahanan udara Admiral Nakhimov dalam banyak hal merupakan yang paling tangguh di dunia, di mana ia mengintegrasikan 96 sel peluncur rudal permukaan-ke-udara untuk rudal jarak jauh dari sistem pertahanan S-400.
Kapal Admiral Nakhimov dipersenjatai dengan 80 rudal Kalibr, Oniks, atau pun Zircon selain sistem pertahanan udara canggih yang melindunginya.
Hal ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam doktrin Angkatan Laut Rusia, yang semakin memprioritaskan kemampuan serangan jarak jauh daripada pertempuran armada tradisional. Kemampuan pertahanan udara Admiral Nakhimov dalam banyak hal merupakan yang paling tangguh di dunia, di mana ia mengintegrasikan 96 sel peluncur rudal permukaan-ke-udara untuk rudal jarak jauh dari sistem pertahanan S-400.
Kapal Admiral Nakhimov dipersenjatai dengan 80 rudal Kalibr, Oniks, atau pun Zircon selain sistem pertahanan udara canggih yang melindunginya.
(mas)
Lihat Juga :