Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu

Senin, 27 Juli 2026 - 17:35 WIB
loading...
A A A
“Israel dan Ukraina memerangi musuh yang sama,” kata Korniychuk, menggambarkan kedua negara tersebut berada di jalur yang sama. Sisi berbeda dari poros kejahatan yang sama.”

Pada saat yang sama, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengutuk serangan itu dalam percakapan telepon dengan Kepala Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas, dan menyerukan tanggapan dari Dewan Keamanan PBB, Uni Eropa, dan komunitas internasional.

Percakapan antara Araghchi dan Kallas terjadi hanya dua hari setelah Uni Eropa memberlakukan sanksi baru terhadap Iran atas pelanggaran hak asasi manusia.

Pada 24 Juli, Kaja Kallas mengumumkan di X bahwa Uni Eropa telah memperkenalkan langkah-langkah pembatasan baru terhadap hakim Iran yang bertanggung jawab atas "pelanggaran hak asasi manusia serius", termasuk penganiayaan terhadap lawan politik dan minoritas agama.

Komentar Zelenskyy muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Rusia dan China tidak akan memasok senjata ke Iran.

Dalam sebuah unggahan di jejaring sosial Truth Social, Trump menulis bahwa Presiden China Xi Jinping telah mengatakan kepadanya selama pertemuan mereka baru-baru ini di Beijing bahwa China "dalam keadaan apa pun" tidak akan memberikan atau menjual senjata kepada Republik Islam Iran; Hal ini juga berlaku untuk perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Trump juga mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah meyakinkannya bahwa Moskow juga tidak akan menjual senjata ke Iran.

"Oleh karena itu, kedua negara yang sering dibicarakan terkait peran mereka dengan Iran, menurut saya, tidak terlibat dalam masalah ini," tambah Trump.

Sementara itu, Trump memperingatkan bahwa jika Rusia atau Tiongkok mengambil langkah seperti itu, "itu akan sangat buruk bagi mereka" dan "bukan untuk kepentingan mereka".

Pernyataan Trump bertentangan dengan tuduhan Zelenskyy bahwa Rusia membantu Iran melalui intelijen satelit.

Moskow dan Beijing sejauh ini belum mengeluarkan tanggapan resmi terhadap klaim presiden Ukraina tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Kuasa Hukum Ruben Onsu...
Kuasa Hukum Ruben Onsu Tantang Sarwendah Tunjukkan Surat Lelang Rumah
Dari Tulang Punggung...
Dari Tulang Punggung Keluarga, Kreator Konten King Chima Sukses Bawa Pulang Sabuk Internasional
Resmikan Monumen Kudatuli,...
Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati: Menggambarkan Kesabaran Revolusioner
Berita Terkini
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved