Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol

Jum'at, 24 Juli 2026 - 14:31 WIB
loading...
Ini Sosok Pangeran Arab...
Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi al-Saud, bangsawan Kerajaan Arab Saudi yang tewas di Marriott Hotel di Kensington, Inggris. Foto/news18
A A A
LONDON - Seorang pangeran Kerajaan Arab Saudi berusia 29 tahun ditemukan tewas di sebuah hotel mewah di London, Inggris. Penyelidikan pihak berwenang Inggris mengungkap bahwa bangsawan tersebut meninggal setelah mengonsumsi campuran alkohol dan beberapa jenis narkoba.

Sosok bangsawan yang meninggal itu adalah Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi al-Saud. Dia ditemukan tergeletak di lantai kamar mandinya di Marriott Hotel di Kensington setelah seorang petugas kebersihan memasuki kamar yang terkunci.

Baca Juga: Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol

Meskipun upaya paramedis untuk menyelamatkannya, dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian pada 25 November tahun lalu. Berita kematiannya baru diungkap media-media Inggris pada Kamis (23/7/2026).

Menurut laporan The Telegraph, Jumat (24/7/2026), pangeran tersebut telah check-in ke hotel bintang lima tersebut pada 19 November untuk menginap selama seminggu. Dia terakhir kali terekam CCTV pada malam sebelum kematiannya ketika dia keluar untuk merokok sebelum kembali ke hotel sendirian.

Rekaman tersebut kemudian menjadi bukti kunci dalam menyingkirkan keterlibatan pihak ketiga.

Setelah penyelidikan di Pengadilan Koroner Inner West London, Asisten Koroner Jean Harkin menyimpulkan bahwa Pangeran Abdullah meninggal karena konsumsi berbagai macam obat, dan mencatat vonis kematian akibat insiden, yang berarti kematian tersebut bersifat tidak disengaja.

Campuran Fatal Alkohol, GHB, dan Xanax


Penyelidikan tersebut mengungkapkan bahwa tes toksikologi menunjukkan Pangeran Abdullah memiliki konsentrasi alkohol dalam darah sebesar 222 mg per 100 ml, hampir tiga kali lipat batas legal mengemudi dalam keadaan mabuk di Inggris yaitu 80 mg per 100 ml.

Menurut laporan The Sun dan The Telegraph, para ahli mengatakan kepada pengadilan bahwa alkohol saja pada tingkat tersebut dapat menyebabkan koma.

Namun, para penyelidik juga menemukan kadar Gamma-hydroxybutyrate (GHB) yang berpotensi fatal, yang umumnya dikenal sebagai obat pesta GHB, bersama dengan jejak ganja, Xanax (alprazolam), dan obat anti-kecemasan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Dulu Bermusuhan, Arab...
Dulu Bermusuhan, Arab Saudi dan Iran Latihan Perang Gabungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved