Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Jum'at, 24 Juli 2026 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan The Sun, koroner mencatat bahwa pangeran tidak mengungkapkan pikiran untuk bunuh diri, tidak ditemukan catatan di kamar hotelnya, dan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa orang lain hadir sebelum kematiannya.
Rekaman CCTV yang menunjukkan dia kembali ke hotel sendirian semakin mendukung kesimpulan penyelidik bahwa tidak ada keterlibatan pihak ketiga.
Istana Kerajaan Arab Saudi secara terbuka mengumumkan kematian Pangeran Abdullah pada 2 Desember.
Pernyataan resmi tersebut mengatakan, "Pangeran telah meninggal dunia dan menghadap rahmat Tuhan Yang Maha Esa di luar Arab Saudi."
Pernyataan istana juga mengonfirmasi bahwa salat jenazah diadakan di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh, tempat yang sering digunakan untuk pemakaman anggota senior keluarga kerajaan.
Laporan media Arab Saudi yang dikutip oleh The Sun mengatakan bahwa pemakaman tersebut dihadiri oleh sejumlah besar pangeran dan pejabat senior, yang mencerminkan solidaritas dalam keluarga kerajaan setelah kematian pangeran muda tersebut.
Lebih lanjut, publikasi kerajaan itu juga mengutip sumber yang menggambarkan Pangeran Abdullah sebagai "sosok yang pendiam dan disukai" dalam keluarga kerajaan yang dikenal karena memberikan kontribusi filantropis secara diam-diam.
Rekaman CCTV yang menunjukkan dia kembali ke hotel sendirian semakin mendukung kesimpulan penyelidik bahwa tidak ada keterlibatan pihak ketiga.
Istana Kerajaan Arab Saudi secara terbuka mengumumkan kematian Pangeran Abdullah pada 2 Desember.
Pernyataan resmi tersebut mengatakan, "Pangeran telah meninggal dunia dan menghadap rahmat Tuhan Yang Maha Esa di luar Arab Saudi."
Pernyataan istana juga mengonfirmasi bahwa salat jenazah diadakan di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh, tempat yang sering digunakan untuk pemakaman anggota senior keluarga kerajaan.
Laporan media Arab Saudi yang dikutip oleh The Sun mengatakan bahwa pemakaman tersebut dihadiri oleh sejumlah besar pangeran dan pejabat senior, yang mencerminkan solidaritas dalam keluarga kerajaan setelah kematian pangeran muda tersebut.
Lebih lanjut, publikasi kerajaan itu juga mengutip sumber yang menggambarkan Pangeran Abdullah sebagai "sosok yang pendiam dan disukai" dalam keluarga kerajaan yang dikenal karena memberikan kontribusi filantropis secara diam-diam.
(mas)
Lihat Juga :