Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya

Jum'at, 24 Juli 2026 - 09:04 WIB
loading...
A A A
Dalam beberapa jam setelah putusan yang merugikan dari pengadilan tinggi pada bulan Februari, Trump memberlakukan tarif 10% pada hampir semua impor berdasarkan wewenang yang tercantum dalam undang-undang tahun 1974. Pengenaan bea masuk tersebut diizinkan berlaku maksimal selama 150 hari, yang berakhir pada pukul 12.01 pagi ET pada hari Jumat.

Untuk memperpanjang tarif tersebut, Trump perlu mendapatkan persetujuan Kongres. Hingga Kamis malam, Trump tampaknya tidak mungkin menerima persetujuan tersebut dari para anggota parlemen.

Ketika pungutan tersebut mulai berlaku, Budget Lab Yale University memperkirakan akan mengakibatkan kenaikan harga sebesar USD800 dalam biaya tambahan untuk rumah tangga rata-rata di AS selama 150 hari masa berlakunya.

Pungutan yang akan mulai berlaku pada hari Jumat ini akan datang setelah serangkaian tarif khusus negara yang diajukan dalam beberapa hari terakhir.

Pada hari Senin, Trump mengeluarkan tarif 50% untuk sejumlah barang dari Kanada, termasuk tongkat hoki dan anggur. Sehari kemudian, Trump mengumumkan tarif 100% untuk produsen obat generik yang akan berlaku pada tahun 2028.

Pungutan 25% dikenakan pada beberapa barang Brasil pada hari Rabu, termasuk pakaian dan mesin pertanian.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved