Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Jum'at, 24 Juli 2026 - 09:04 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintahan Trump mengatakan mitra dagang yang dikenai tarif 10 persen telah berkomitmen untuk mengadopsi—dan secara efektif menegakkan—larangan impor kerja paksa.
Sedangkan mitra dagang yang dikenai tarif 12,5% gagal mengadopsi larangan impor kerja paksa.
Para importir biasanya mengimbangi beban pajak tarif dalam bentuk harga yang lebih tinggi bagi konsumen. Pungutan baru ini, pada gilirannya, berisiko meningkatkan biaya untuk beberapa barang rumah tangga karena konsumen menghadapi gelombang inflasi yang kembali meningkat akibat perang Iran.
Langkah ini sangat mirip dengan proposal yang dikeluarkan oleh pemerintahan Trump pada bulan Juni, kata para pejabat Gedung Putih.
Kebijakan pemerintah Trump ini berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan tahun 1974, yang mengizinkan pengenaan bea masuk sebagai tanggapan terhadap kebijakan perdagangan yang merugikan yang diterapkan oleh negara lain.
Mitra dagang yang terkena dampak putaran tarif baru ini mencakup sekitar 99% dari seluruh impor AS, tetapi serangkaian pengecualian akan secara signifikan mengurangi dampak tindakan tersebut, demikian yang sebelumnya disampaikan oleh bank investasi Macquarie kepada ABC News.
Trump melanjutkan pengenaan bea masuk yang luas ini karena tarif global sementara sebesar 10% akan segera berakhir.
Sedangkan mitra dagang yang dikenai tarif 12,5% gagal mengadopsi larangan impor kerja paksa.
Para importir biasanya mengimbangi beban pajak tarif dalam bentuk harga yang lebih tinggi bagi konsumen. Pungutan baru ini, pada gilirannya, berisiko meningkatkan biaya untuk beberapa barang rumah tangga karena konsumen menghadapi gelombang inflasi yang kembali meningkat akibat perang Iran.
Langkah ini sangat mirip dengan proposal yang dikeluarkan oleh pemerintahan Trump pada bulan Juni, kata para pejabat Gedung Putih.
Kebijakan pemerintah Trump ini berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan tahun 1974, yang mengizinkan pengenaan bea masuk sebagai tanggapan terhadap kebijakan perdagangan yang merugikan yang diterapkan oleh negara lain.
Mitra dagang yang terkena dampak putaran tarif baru ini mencakup sekitar 99% dari seluruh impor AS, tetapi serangkaian pengecualian akan secara signifikan mengurangi dampak tindakan tersebut, demikian yang sebelumnya disampaikan oleh bank investasi Macquarie kepada ABC News.
Trump melanjutkan pengenaan bea masuk yang luas ini karena tarif global sementara sebesar 10% akan segera berakhir.
Lihat Juga :