Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:42 WIB
loading...
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Petugas anti-korupsi Irak menyita 40 kg emas dan uang tunai senilai lebih darI Rp185 miliar terkait kasus dugaan korupsi mantan Wakil Menteri Perminyakan Bidang Urusan Pengolahan Minyak, Adnan al-Jumaili. Foto/Iraq News Agency
A A A
BAGHDAD - Dewan Kehakiman Tertinggi (SJC) Irak mengumumkan pada hari Rabu penyitaan uang tunai senilai lebih dari Rp185 miliar dan 40 kilogram emas di beberapa wilayah di Provinsi Salah al-Din. Uang dan emas yang disita itu lagi-lagi terkait kasus korupsi Wakil Menteri Perminyakan Bidang Urusan Pengolahan Minyak, Adnan al-Jumaili.

Al-Jumaili dipecat pada 2 Juni dan kemudian ditangkap pada 28 Juni atas dugaan korupsi. Dia adalah bagian dari 67 pejabat, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang ditangkap dalam operasi anti-korupsi besar-besaran di Irak.

Baca Juga: Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum

Sebelumnya, al-Jumaili membuat heboh publik Irak karena menyembunyikan uang tunai senilai lebih dari Rp361 miliar dan perhiasan emas di dalam 11 galon air minum di rumahnya.

Penyitaan terbaru yang diumumkan SJC mencakup uang tunai senilai lebih dari Rp185 miliar, terdiri dari 13 miliar dinar Irak (lebih dari Rp178 miliar) dan USD400.000 (lebih dari Rp7 miliar).

Sedangkan 40 kilogram emas yang ditemukan berwujud 40 batangan yang masing-masing berartnya 1 kilogram. Beberapa perhiasan emas seberat 5 kilogram juga turut disita petugas anti-korupsi.

Hakim Diaa Jaafar, Hakim Pertama Pengadilan Investigasi Karkh Kedua yang khusus menangani kasus integritas dan pencucian uang, telah mengeluarkan pernyataan terkait penyitaan terbaru tersebut, yang dipublikasikan Iraq News Agency (INA), Kamis (23/7/2026).

"Investigasi dan proses hukum terus berlanjut terhadap perusahaan-perusahaan yang melanggar dan menggunakan metode ilegal untuk mentransfer dana ke luar Irak," katanya.

"Pengadilan telah memulihkan, hari ini, Rabu, 22 Juli 2026, total 1.143.847.719 dinar Irak terkait dengan kejahatan penipuan keuangan," imbuh dia.

Dia melanjutkan, pencapaian ini merupakan hasil upaya Pengadilan Investigasi Karkh Kedua, dan upaya terus dilakukan untuk mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang tersisa yang telah menggunakan cara ilegal untuk memperoleh keuntungan besar, sehingga merugikan dana publik.

Menurutnya, penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap kasus dugaan korupsi al-Jumaili terus berlanjut sebagai bagian dari prosedur untuk melacak hasil kejahatan dan pihak-pihak yang terlibat.

Operasi anti-korupsi besar-besaran di Irak merupakan gebrakan Perdana Menteri (PM) baru Ali al-Zaidi. Al-Zaidi sejatinya adalah seorang pengusaha yang minim pengalaman politik. Namun, dia dipilih sebagai PM baru Irak oleh Kerangka Kerja Koordinasi untuk mencoba membentuk pemerintahan baru pada bulan April.

Salah satu tugas utama al-Zaidi adalah memberantas korupsi, yang telah meluas di Irak selama beberapa dekade dan yang telah dijanjikan oleh para perdana menteri sebelumnya, tetapi gagal, untuk ditangani.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
Taliban Sita Emas dan...
Taliban Sita Emas dan Uang dari Rumah Mantan Wapres
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved