Pakar PBB dan Aktivis Serukan Penyelidikan Perang Narkoba di Filipina

Selasa, 22 September 2020 - 20:45 WIB
loading...
Pakar PBB dan Aktivis...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
JENEWA - Pakar dan aktivis hak asasi manusia (HAM) menyerukan untuk meluncurkan penyelidikan internasional terhadap pembunuhan di luar hukum dalam perang melawan narkoba di Filipina . Mereka juga meminta agar Pengadilan Kriminal Internasional, ICC, meningkatkan penyelidikan awal.

Pelapor khusus PBB tentang eksekusi di luar hukum, sumir atau sewenang-wenang, Agnes Callamard mengatakan, sanksi harus diberikan kepada pejabat yang bertanggung jawab karena menghasut pembunuhan atau gagal mencegahnya.

Berbicara di panel, Callamard membacakan pernyataan yang dikeluarkan oleh 32 ahli PBB pada akhir Juni, yang dia katakan "masih relevan" di pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa.(Baca juga: Duterte Ampuni Marinir AS Pembunuh Transgender, tapi Larang Masuk Filipina )Dalam laporannya pada bulan Juni, PBB mengatakan puluhan ribu orang di Filipina mungkin telah tewas dalam perang melawan narkoba sejak pertengahan 2016 di tengah "hampir impunitas" terhadap polisi dan hasutan untuk melakukan kekerasan oleh pejabat tinggi.

Laporan PBB mengatakan tindakan keras terhadap narkoba, yang diluncurkan oleh Presiden Rodrigo Duterte setelah dia memenangkan pemilu dengan platform kejahatan yang menghancurkan, telah ditandai dengan perintah polisi dan retorika tingkat tinggi yang mungkin ditafsirkan sebagai "izin untuk membunuh".

Callamard mendesak forum yang beranggotakan 47 orang itu untuk melakukan penyelidikan internasional di lapangan.

"Saya meminta Pengadilan Kriminal Internasional untuk memprioritaskan penyelesaian pemeriksaan pendahuluan atas situasi di Filipina," serunya seperti dilansir dari Reuters, Selasa (22/9/2020).

Ia mendesak negara-negara untuk menerapkan sanksi terhadap pejabat Filipina yang telah melakukan, menghasut atau yang telah gagal untuk menyelidiki atau mencegah pelanggaran hak asasi manusia termasuk pembunuhan sewenang-wenang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved