Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan Pasal 123 Undang-Undang Energi Atom AS tahun 1954, AS dapat menegosiasikan perjanjian untuk terlibat dalam kerja sama nuklir sipil yang signifikan dengan negara lain.

Pasal tersebut menetapkan sembilan kriteria nonproliferasi yang harus dipenuhi negara-negara tersebut agar mereka tidak menggunakan teknologi tersebut untuk mengembangkan senjata nuklir atau mentransfer bahan-bahan sensitif kepada pihak lain.

Hukum AS menetapkan peninjauan kongres dari pakta semacam itu.

4. China Juga Memberikan Tawaran kepada Saudi

Jika pakta AS-Arab Saudi gagal, bahkan pada tahap akhir ini, beberapa negara dengan industri nuklir yang mapan telah menyatakan minat atau dipandang sebagai mitra potensial untuk program nuklir Arab Saudi.

Perusahaan nuklir milik negara China National Nuclear Corp (CNNC) dilaporkan mengajukan penawaran pada tahun 2023 untuk membangun pembangkit nuklir.

Perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom, yang membangun pembangkit nuklir di Mesir, juga telah menandatangani perjanjian kerja sama pendahuluan dengan Riyadh. Kandidat potensial lainnya termasuk Korea Selatan, yang membangun reaktor di Uni Emirat Arab yang bertetangga, dan Prancis.

Pilihan mitra kemungkinan akan bergantung pada penawaran teknologi, pembiayaan, dan keselarasan geopolitik, termasuk kondisi yang terkait dengan penanganan bahan bakar nuklir.

5. Israel Marah jika Saudi Punya Nuklir

Isu kuncinya adalah apakah Washington mungkin setuju untuk membangun fasilitas pengayaan uranium di wilayah Saudi, kapan hal itu mungkin dilakukan, dan apakah personel Saudi mungkin memiliki akses ke sana atau fasilitas tersebut akan dijalankan sepenuhnya oleh staf AS dalam pengaturan "kotak hitam".

Tanpa pengamanan ketat yang dibangun dalam sebuah perjanjian, Arab Saudi, yang memiliki cadangan bijih uranium di wilayahnya, secara teoritis dapat menggunakan fasilitas pengayaan untuk menghasilkan uranium yang sangat diperkaya, yang, jika dimurnikan cukup, dapat menghasilkan bahan fisil untuk bom.

Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa perjanjian AS-Saudi yang diusulkan memberikan jalur hukum untuk kerja sama dalam siklus bahan bakar nuklir, yang mencakup pengayaan uranium, tetapi tidak mewajibkan Washington untuk mentransfer teknologi atau kemampuan terkait apa pun ke kerajaan tersebut.

Ada juga masalah diplomatik: sekutu regional utama Washington, Israel, telah berulang kali menyuarakan penentangan terhadap gagasan program nuklir sipil Saudi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Infografis
Arab Saudi Tegas Dukung...
Arab Saudi Tegas Dukung Pendirian Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved