Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Rabu, 22 Juli 2026 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Namun, angka tersebut jauh lebih rendah daripada perkiraan lain, terutama yang mencakup biaya tidak langsung bagi konsumen AS. Misalnya, Moody's Analytics memperkirakan biaya domestik perang tersebut mencapai USD150 miliar, dengan memperhitungkan faktor-faktor seperti harga energi AS yang lebih tinggi.
“Perkiraan yang kami miliki hingga hari ini adalah USD37,5 miliar,” kata Hegseth saat ditanya oleh Senator Demokrat Dick Durbin.
Hegseth menambahkan bahwa harga tersebut mencakup beberapa biaya operasi dan pemeliharaan yang berlangsung hingga akhir September, tetapi tidak memberikan rincian spesifik.
Angka terbaru ini sekitar USD8 miliar lebih tinggi dari angka sebelumnya yang dirilis oleh pemerintahan Presiden Donald Trump sebesar USD29 miliar pada bulan Mei.
Hegseth hadir di hadapan komite saat pertempuran antara AS dan Iran terus berkobar, setelah nota kesepahaman (MoU) yang telah menghentikan serangan sejak 17 Juni runtuh pekan lalu.
Pada hari Senin, menjelang malam ke-10 berturut-turut serangan AS, Trump mengatakan Iran akan "membayar" setelah dua tentara AS lagi tewas selama akhir pekan.
Selama pekan lalu, Trump telah mengancam akan menargetkan pembangkit energi dan jembatan di Iran; mengirim pasukan darat untuk merebut Pulau Kharg Iran; dan mengebom situs bawah tanah yang terkait dengan nuklir yang dikenal sebagai Gunung Pickaxe.
“Perkiraan yang kami miliki hingga hari ini adalah USD37,5 miliar,” kata Hegseth saat ditanya oleh Senator Demokrat Dick Durbin.
Hegseth menambahkan bahwa harga tersebut mencakup beberapa biaya operasi dan pemeliharaan yang berlangsung hingga akhir September, tetapi tidak memberikan rincian spesifik.
Angka terbaru ini sekitar USD8 miliar lebih tinggi dari angka sebelumnya yang dirilis oleh pemerintahan Presiden Donald Trump sebesar USD29 miliar pada bulan Mei.
Hegseth hadir di hadapan komite saat pertempuran antara AS dan Iran terus berkobar, setelah nota kesepahaman (MoU) yang telah menghentikan serangan sejak 17 Juni runtuh pekan lalu.
Pada hari Senin, menjelang malam ke-10 berturut-turut serangan AS, Trump mengatakan Iran akan "membayar" setelah dua tentara AS lagi tewas selama akhir pekan.
Selama pekan lalu, Trump telah mengancam akan menargetkan pembangkit energi dan jembatan di Iran; mengirim pasukan darat untuk merebut Pulau Kharg Iran; dan mengebom situs bawah tanah yang terkait dengan nuklir yang dikenal sebagai Gunung Pickaxe.
Lihat Juga :