Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Serangan sejauh ini menargetkan situs-situs yang digunakan Iran untuk menegaskan pengaruhnya atas Selat Hormuz, titik pengaruh utamanya dalam konflik tersebut.

Sementara itu, Iran telah berjanji untuk terus menyerang aset AS di kawasan tersebut. Serangkaian serangan terbaru menyebabkan pabrik desalinasi dan pembangkit listrik terbakar di Kuwait, serta lokasi lain yang terkena serangan di Bahrain dan Yordania. Kelompok Houthi di Yaman, sekutu dekat Iran, juga telah mendeklarasikan blokade maritim terhadap Arab Saudi.

Dalam pernyataan pembukaannya, Hegseth menyinggung tekanan pada persediaan senjata AS akibat perang yang dilancarkan AS dan Israel pada 28 Februari.

Dia mengatakan pendanaan dibutuhkan “untuk memperluas jalur produksi dan mempercepat pengiriman amunisi yang sangat dibutuhkan. Kita berbicara tentang motor roket padat, JDAM [Joint Direct Attack Munition], kemampuan sipersonik, dan kemampuan anti-drone”.

Kepala Pentagon juga menunjuk pada krisis anggaran yang akan datang di tengah perang, mengatakan bahwa “pelatihan di masa depan harus dikurangi jika kita tidak mendapatkan kebutuhan anggaran kita terpenuhi dan terpenuhi secara mendesak, dan ya, sebagian dari itu berkaitan dengan siklus anggaran saat ini dan bagaimana semuanya berjalan”.

Senator Demokrat Patty Murray mempertanyakan permintaan anggaran yang luas tersebut, yang juga mencakup permintaan pendanaan untuk penempatan Garda Nasional di Washington, DC, operasi AS terhadap terduga penyelundup narkoba di Karibia, dan patroli militer di perbatasan AS.

“Jadi saya akan terus terang,” katanya. “Yang benar adalah, permintaan Anda tidak masuk akal.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved