Menlu Rusia Curhat Soal Sanksi di Sidang Umum PBB

Selasa, 22 September 2020 - 20:18 WIB
loading...
A A A
“Kita sekali lagi, seperti pada 1945, perlu mengesampingkan perbedaan dan bersatu atas nama menyelesaikan masalah bersama, didukung oleh dialog yang setara dan saling menghormati kepentingan (satu sama lain),” menteri Rusia itu menyimpulkan.

Pidato Lavrov muncul di tengah ketegangan antara Rusia dan Barat atas insiden peracunan krikus Kremlin Alexei Navalny, yang dirawat di Berlin karena apa yang dikatakan pihak berwenang Jerman sebagai racun saraf, dan ketika Uni Eropa mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi atas pemilihan presiden yang disengketakan dan tindakan keras Belarusia terhadap pengunjuk rasa.

Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut peracunan Navalny sebagai percobaan pembunuhan yang dimaksudkan untuk membungkam musuh paling menonjol Presiden Rusia Vladimir Putin. Kantor Merkel mengindikasikan bahwa dia mungkin bersedia untuk memikirkan kembali proyek pipa Nord Stream 2, yang akan membawa gas Rusia ke Jerman di bawah Laut Baltik.(Baca juga: Pembuat Racun Novichok Minta Maaf kepada Navalny, Si Pengkritik Putin )

Para menteri luar negeri Uni Eropa pada Senin gagal menyetujui untuk menjatuhkan sanksi kepada pejabat Belarusia yang dicurigai melakukan kecurangan dalam pemilu atau memainkan peran dalam tindakan keras keamanan selama enam minggu. Namun, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan ada keinginan yang jelas untuk mengadopsi sanksi tersebut.

Rusia juga menuai kritik internasional karena menyetujui vaksin Covid-19 setelah mengujinya hanya pada beberapa lusin orang. Putin, yang dijadwalkan berpidato di Sidang Umum PBB pada Selasa malam, memuji vaksin itu di televisi nasional dan mengatakan bahwa salah satu putrinya yang sudah dewasa telah disuntik. Namun, ahli Rusia dan Barat bersikeras bahwa studi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan efektivitas dan keamanannya.(Baca juga: Tanpa Uji Coba Fase 3, Jerman Sebut Vaksin Corona Rusia Berbahaya )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved