Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Senin, 20 Juli 2026 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka berhasil menyelesaikan serangan malam kesembilan berturut-turut terhadap Iran.
"Serangan-serangan ini dimaksudkan untuk lebih mengurangi kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial dan pelaut sipil yang melintasi Selat Hormuz”, tulis CENTCOM di X.
Pertempuran baru ini terjadi setelah akhir pekan di mana AS mengumumkan tiga korban jiwa baru dari militer AS dan satu anggota militer lainnya hilang dalam serangan Iran.
Dua tentara AS tewas selama serangan rudal dan drone Iran di Yordania pada hari Jumat, sementara satu anggota militer lainnya tewas di Irak utara selama peledakan terkontrol dari amunisi yang belum meledak dari drone Iran yang jatuh.
Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa serangan AS terbaru terhadap Iran untuk menghormati para korban jiwa Amerika.
Kematian tentara AS tersebut menjadikan jumlah korban jiwa militer Amerika yang dikonfirmasi menjadi 17 personel sejak konflik dimulai.
Pada hari Jumat, Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa 50 orang telah tewas dalam pertempuran baru-baru ini dan lebih dari 500 orang terluka.
IRGC mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah menyerang target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait semalam.
"Di Suriah, pasukan Iran melancarkan serangan mendadak terhadap pusat komando operasi khusus musuh di wilayah Al-Tanf," kata IRGC dalam sebuah pernyataan.
Di Yordania, Garda Revolusi Iran mengatakan mereka menargetkan pesawat militer AS yang ditempatkan di Bandara Aqaba dengan rudal balistik, menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah pesawat tersebut.
"Serangan-serangan ini dimaksudkan untuk lebih mengurangi kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial dan pelaut sipil yang melintasi Selat Hormuz”, tulis CENTCOM di X.
Pertempuran baru ini terjadi setelah akhir pekan di mana AS mengumumkan tiga korban jiwa baru dari militer AS dan satu anggota militer lainnya hilang dalam serangan Iran.
Dua tentara AS tewas selama serangan rudal dan drone Iran di Yordania pada hari Jumat, sementara satu anggota militer lainnya tewas di Irak utara selama peledakan terkontrol dari amunisi yang belum meledak dari drone Iran yang jatuh.
Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa serangan AS terbaru terhadap Iran untuk menghormati para korban jiwa Amerika.
Kematian tentara AS tersebut menjadikan jumlah korban jiwa militer Amerika yang dikonfirmasi menjadi 17 personel sejak konflik dimulai.
Pada hari Jumat, Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa 50 orang telah tewas dalam pertempuran baru-baru ini dan lebih dari 500 orang terluka.
Iran Serang Negara Tetangga
IRGC mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah menyerang target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait semalam.
"Di Suriah, pasukan Iran melancarkan serangan mendadak terhadap pusat komando operasi khusus musuh di wilayah Al-Tanf," kata IRGC dalam sebuah pernyataan.
Di Yordania, Garda Revolusi Iran mengatakan mereka menargetkan pesawat militer AS yang ditempatkan di Bandara Aqaba dengan rudal balistik, menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah pesawat tersebut.
Lihat Juga :