Pesan Menyayat Hati Bocah Autis Korban Penembakan Polisi AS
Selasa, 22 September 2020 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
“Terutama ketika dia membenci polisi,” yang lain setuju.
Barton memberi tahu petugas bahwa dia yakin putranya mungkin memiliki senjata api replika, tetapi dia tidak yakin apakah itu mainan atau pistol pelet.
“Saya tidak percaya itu senjata sungguhan,” katanya. (Baca juga: Keluarga Jacob Blake Tuntut Polisi Pelaku Penembakan Dipecat )
Namun, dalam video tersebut, Linden terdengar mengatakan kepada polisi yang mengejarnya, "Saya punya senjata!"
Petugas berteriak, dan mengejar Linden, menghancurkan sebagian pagar selama pengejaran, sebelum mengejarnya dan melepaskan tembakan setelah dia mengabaikan perintah berulang kali untuk berhenti.
Mereka mengatakan tidak ada senjata yang ditemukan dari tempat kejadian dan Linden ditembak di bahu, kedua pergelangan kaki, usus, dan kandung kemih.
"Katakan pada ibuku aku mencintainya," terdengar kata Linden, setelah dia merosot ke tanah, penuh dengan peluru.
"Aku merasa tidak enak (badan)," imbuhnya.
Barton memberi tahu petugas bahwa dia yakin putranya mungkin memiliki senjata api replika, tetapi dia tidak yakin apakah itu mainan atau pistol pelet.
“Saya tidak percaya itu senjata sungguhan,” katanya. (Baca juga: Keluarga Jacob Blake Tuntut Polisi Pelaku Penembakan Dipecat )
Namun, dalam video tersebut, Linden terdengar mengatakan kepada polisi yang mengejarnya, "Saya punya senjata!"
Petugas berteriak, dan mengejar Linden, menghancurkan sebagian pagar selama pengejaran, sebelum mengejarnya dan melepaskan tembakan setelah dia mengabaikan perintah berulang kali untuk berhenti.
Mereka mengatakan tidak ada senjata yang ditemukan dari tempat kejadian dan Linden ditembak di bahu, kedua pergelangan kaki, usus, dan kandung kemih.
"Katakan pada ibuku aku mencintainya," terdengar kata Linden, setelah dia merosot ke tanah, penuh dengan peluru.
"Aku merasa tidak enak (badan)," imbuhnya.
Lihat Juga :